Saturday, 18 September 2010

chusok

Untuk tahun ini chuseok jatuh pada tanggal  08 September 2014, dan H-1 dan H+ 1 adalah terhitung hari libur di Korea.
Seperti yang pernah saya tulis awal tahun yang lalu mengenai Solal, yang merupakan hari besar di Korea, salah satu hari besar Korea yang tak kalah pentingnya dalah Chuseok. Apa itu Chuseok?, bagaimana arti pentingnya Chuseok buat rakyat Korea, disini saya akan tuliskan sedikit banyak tentang hal itu.
추석(hangel)/秋夕 (Hanja/aksara Tiongkhok Korea, adalah sebutan untuk aksara Thionghwa ,Hanzi,)yang artinya " Chuseok",
Chuseok atau ditulis sebagai Chusok (Hari bulan purnama) adalah hari libur resmi di Korea yang dirayakan secara besar-besaran pada bulan ke-8, hari ke-15 kalender lunar. Perayaan ini berupa pesta makan untuk mengucapkan terima kasih atas keberhasilan panen, sehingga juga disebut juga sebagai Hari Panen, Festival Bulan Musim Panen, atau Hankawi ("han" = "raya", "kawi" = "tengah", "hari besar di tengah-tengah musim gugur".yang dalam artian bisa di sebutkan"추": musim gugur, 석: ketiga. atau dalam artian khusu di tengah. )
Di zaman sekarang, perayaan Chuseok merupakan kesempatan orang Korea untuk pulang ke kampung halaman untuk mengunjungi altar leluhur. Di pagi hari, orang Korea melakukan penghormatan terhadap arwah leluhur dalam bentuk ziarah ke makam untuk merapikan tanaman dan tanah sekitar makam. Arwah leluhur juga disuguhi makanan, buah-buahan dan minuman. Hasil panen  juga ikut dipersembahkan kepada arwah leluhur.
Dan biasanya sebelum hari menjelang chusok, banyak yang sebelumnya pulang kampung di mana makam sanak saudara khususnya org tua(mama. papa, nenek, kakek)mereka di makamnkan, dengan membersihkan makam tersebut, yang orang Korea biasa menyebutnya. Byel chu /별초".
Perayaan Chuseok juga merupakan kesempatan untuk berterima kasih kepada arwah leluhur.

Makanan istimewa liburan Chuseok adalah kue Songpyeon (송편) dari tepung beras diisi kacang atau wijen. Malam sebelum Chuseok, semua anggota keluarga akan duduk bersama membuat songpyeon sambil melihat bulan.
Khususnya, bujangan dan perawan mencoba membuat songpyeon yang sebagus mungkin karena percaya dengan begitu mereka akan mendapatkan pasangan yang cantik atau tampan.
Pada hari Chuseok, orang-orang akan saling berbagai makanan dan minuman keras, dan bermain permainan tradisional. Di samping Songpyeon, berbagai hasil kebun dan pertanian yang baru dipanen memenuhi meja makan, antara lain wijen/, kedelai, kacang merah, chestnut, dan kurma cina.
Permainan dan kesenian tradisional diadakan beramai-ramai dan meriah, seperti sonori (permainan sapi), geobuknori (permainan kura-kura), ganggangsullae (tarian melingkar) dan ssireum (bergulat)
Dan yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana cara mengatur semua pesembahan di meja jamuan pemujaan leluhur, tidak hanya sekedar menata dan menaruh seenah\knya , tetapi ada tata cara  meletakan sesajian tersebut. Dan yang boleh menaruh setiap sajian tersebut adalah tetua laki-laki, atau anak laki-laki terbesar dalam keluarga.

추석 차례상
1. 시접(숟가락 담는 대접), 잔반(술잔, 받침대)을 놓고 메를 을린다

    Perlengkapan makan (sendok, sumpit, mangkok). Tempat minum(gelas          minuman khusus minuman keras, alas gelas minuman tersebut)
2. 어동육서 - 생선은 동쪽,육류는 서쏙에 놓는다.
    Ikan di sebelah tengah, daging di sebalah selatan.
   두둥미서 - 생선의 머라는 오른쪽을 항하게한다.
   Kepala Ikan menghadap ke kanan.
3. 고기탕,생선탕,두부탕 등의 탕류를 눟는다.
Daging di kưkus, Ikan dikukus, tahu dikukus, dan ditempatkan di tempat khusus.
4. 좌포우혜 - 왼쪽에 포, 오른쪽에 식혜
Ikan Pho diletakan di sebelah kiri, Ikan Sik diletakan sebalah Kanan
5. 조율이시 - 왼쪽부터대추, 뱨 등의 과일과약과 , 강정.
Buah jujube, buah pear dan buah-buahan, juga obat-obatan Letakkan sebelah Kiri.



홍동백서 - 붉은 과일은 오른쪽

Buah-buahan berwarna merah diletakan di sebelah kanan.


차레상 준비시 유의점
Yang tidak di perbolehkan di sediakan di meja persembahan:
~ 복수아와 잠치,갈치,꽁치 등 끝에 ‘치’ 자가든 것은쓰지 않는다.
~ Buah Plum.ikan tongkol, Ikan layur, kacang-kacangan, dll,Semua nama ikan   yang berakhiran “chi” tidak diperbolehkan.
~ 고춧가루와마늘양념을 하지 않는다.
~  Bumbu tidak boleh memakai cabe bubuk juga bawang putih.
~ 국물 있는 음식은 건지만 쓴다.
~  Untuk lauk-pauknya jangan ada kuahnya.
~ 붉은 팥은 안 쓰고 흰 고물로 쓴다.
~Tidak boleh menulis nama dll dengan tinta merah.






Dan ucapan Di hari raya Chuseok ini adalah, saat bertemu langsung/ atau dalam percakapan dalam telepon bisa kita ucapkan "추석 잘 보내세요."Chuseok jal bonesoe yo,
Dan apabila kita mengirim ucapan Chuseok melalui SMS bisa kita Tuliskan "행복한추석보내세요.: haengbuk kan Chuseok bonesoe yo."
 
 
Dan dalam acara ini yang tak kalah repot dalam penyediaan semua bahan keperluan semua sesajian dalam acara pejamuan sembayangan adalah para menantu wanita. Karena itulah disini peranan Dari seorang Menantu sangat berarti.
Dan untuk semua para menantu wanita Korea saat Chuseok kali ini saya juga mengucapakan kata semangat "Fighting!!!!!!!

Thursday, 12 August 2010

Kepedulian dalam kepolosan seorang Balita.

Seperti biasa bila malam telah tiba dan Seunghyun ku mau bobok, pasti saya sebagai mamanya diminta untuk membacakan buku cerita yang dia mau, hal ini hampir aku lakukan bila menjelang tidur malamnya.Dan aku selalu membacakan buku-buku yang mana dia sangat menyukainya, entah itu buku cerita anak ynag berbahasa Indonesia, ataupun Buku cerita rakyat, cerita anak yang berbahas Korea, yang non ben buku cerita yang berbahasa Korea semua memakai huruf Hangel(huruf Korea)pada awalnya memang kesulitan tetapi karena saya banyak belajar akhirnya saya bisa lancar dan mengerti arti dari huruf- huruf yang tercetak di buku tersebut.
Dan malam itu saya ambil sebuah buku dari sebuah cerita rakyat yang berasal dari Dermark, yang mana judulnya adalah 아기오리' anak bebek, dimana diceritakan ada beberapa telor bebek yang sedang dierami induknya, setelah beberapa hari tiba waktu menetas semua telor-telor tersebut, alhasil ada sebuah telor yang menetas bukan berwujud bebek kecil dengan bulu2 kuningnya, tetapi lain dengan yang lain, ternyata dia bukanlah keturunan bebek melainkan seekor angsa.
dalam tulisan saya ini intinya bukan ingin menceritakan isi cerita dari buku tersebut,melainkan reaksi dari anak kami yang sangat mengikuti isi dari cerita tersebut dengan perasaan lembutnya. Mengapa saya bilang begitu? sebab saat saya baca pada bagian 'setelah di ketahui tidak sama dengan wujud seekor bebek, akhirnya angsa tersebut di tinggal oleh induk bebek dan saudara2nya yang bebek semua. Dan dalam kesendirian tersebut,si angsa sempat terucap.'배고파,엄마!보고시어요..Lapar, mama!rindu...
Dan tanpa aku sangka sebelumnya..saat kalimat itu kubaca,isak tangis anakku terdengar lirih, kutoleh dia yang ada di sebelahku..Oh tuhan ternyata dia mengis..Lembut nian perasaan hatinya,dia lalu bertaya padaku.."Mama, mengapa Anak angsanya di tinggal sendiri,kasihan rindu sama mamanya...'Kupeluk dia,dan kuusap lembut pipinya,kujelaskan, sebab angsanya adalah seekor angsa yang gagah, pemberani, dan ganteng jadi bisa sendiri..sebab diakhir cerita memang pada akhirnya angsa tersebut tumbuh menjadi angsa yang sangat indah dengan bulu yang mengkilat.
Ternyata anakku sangat peka perasaannya,dengan hal yng kecil tersebut dia bisa merasakan kepedihan seekor anak angsa yang sebatang kara.
Dan ada lagi kepekaan anak saya yang bau berusia 3 tahun ini,
Pada hari senin,tgl 9 agustus 2010,malam saya seperti biasa sebelum kami tidur, kami bertiga , suami, anak kami saling bercerita tentang apa saja,mulai dari pekerjaan dan tingkah lucu anak kami, dan malam itu aku bercerita pada suami saya tentang anak teman saya yang berusai 3 tahun tetapi sama papanya mengabaikan tentang hari ulang tahun anaknya, dan seolah-olah tidak ingat tentang ulang tahun tersebut, saya bilang begini pada suami saya'Yobo(panggilan suami dalam bahasa Korea)kasihan tadi anaknya si "L" kan ulang tahun masak sama papanya tidak di perhatikan, juga tidak dibelikan Kue tart, kasihan sekali saya lihatnya, tidak ada perayaan khusus atau bagimana. Dan...Oh Tuhan, Anakku yang ada disampingku menyahuti..'Mama, Seunghyun ada uang di babi(maksudnya di celengan babinya), sambil berlari dan kembali ke kamar dengan membawa celengan babinya yang sudah berat karena terisi uang logam,dan diberikan padaku, "Belikan 's"(nama Anak teman saya tersebut) kue tart", saat itu saya sampai melonggo dan terharu, betapa care dan lembutnya perasaan anak saya ini, padahal usianya yang baru 3 tahun,
Dua kejadian tersebut aku membuatku semakin bersyukur, ternyata anak saya yang sangat penurut, dan tidak pernah merepotkan, ternyata juga mempuyai rasa welas asih, mempunyai rasa perduli pada sesamanya.
Terima kasih Tuhan anugerah besar-Mu ini menyadarkanku betapa makluk kecil ini telah sangat membuatku semakin mensyukuri nikmat yang telah Engkau beri kepada Hamba sampai detik ini.

Thursday, 11 February 2010

Mengenal Korea Selatan 1




Sebenarnya niat untuk menulis tentang Negeri Korea Selatan ini sudah lama ada di benak saya, tapi belum sempat terwujud. Walaupun pernah tertuang dalam bentuk karya tulis saat mengikuti lomba mengarang berbahasa Indonesia yang diadakan sebuah institusi di Korea ini beberapa waktu lalu, tetapi itu hanya sebagian kecil saja, belum menyeluruh. Sebab benar apa kata pepatah "Tak kenal maka tak sayang" begitu juga dengan para sobat pembaca semua, kemungkinan besar ada yang belum mengenal tentang korea secara mendalam, Kemungkinan hanya melihat dan mendengar dari film-film ataupun sinetron Korea yang saat ini lagi merajai dunia infotaimen di seluruh dunia.
Kecuali untuk para pembaca yang pernah dan masih tinggal di Korea Selatan.
Dana saat ini ijinkan saya menuliskan sebgian dulu tentang negeri Korea ini karena keterbatasan waktu saya sebagi ibu rumah tngga yang ahrus mengurus urusan rumah tangga dan juga seorag anak Balita saya satu-satunya.

Saat ini kebetulan akan mendekati tahun baru China atau yang lebih di kenal dengan sebutan Imlek. Yang untuk Orang Korea menyebutkan Soellal(설랄).
Tetapi sebelum masuk apa itu Seollal, saya mau menuliskan sekelumit tentang Negeri Korea ini.

Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, Korea Selatan, disebut lengkap atau nama asli dengan "Taehan Minguk(Republik Korea),(Hangul: 대한 민국; Hanja: 大韓民國); bahasa Inggris: Republic of Korea/ROK) biasanya dikenal sebagai Korea Selatan, juga disebut juga dengan "Negeri Pagi yang damai" dengan lambang bunga "Mawar Sharon", kadang ada yang menyebut "Bunga Sepatu" dalam bahasa Indonesia, "Mugunghwa" dalam bahasa Korea, artinya Bunga keabadian. Adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea. Di sebelah utara, Republik Korea berbataskan Korea Utara, di mana keduanya bersatu sebagai sebuah negara hingga tahun 1948. Jepang berada di seberang Laut Jepang (disebut "Laut Timur" oleh orang-orang Korea) dan Selat Korea berada di bagian tenggara. Negara ini dikenal dengan nama Hanguk (한국; 韓國) oleh penduduk Korea Selatan dan disebut Namchosŏn (남조선; 南朝鮮; "Chosŏn Selatan") di Korea Utara. Ibu kota Korea Selatan adalah Seoul (서울)

Dan Seperti yang tertulis sebelumnya saat tulisan ini saya tulis, bertepatan tanggal 11 februari 2010, yang mana kurang beberapa hari lagi tepatnya tanggal 14 februari 2010 adalah hari besar Korea yakni Seollal. Saya ingin mennulis apa itu seollar? seberapa pentingkah Seollal itu.

Tahun Baru Korea (Korea: Seollal (설날) atau Gujeong (舊正) adalah hari pertama dalam kalender lunar (kalender Korea). Seollal adalah hari raya rakyat Korea yang paling besar dan juga paling penting. Seollal terbagi dalam perayaan-perayaan meriah. Hari libur seollal berlangsung selama 3 hari. Yang untuk tahun ini 2010 jatuh pada tanggal 13, 14, 15 Februari. dimana sehari sebleum hari libur nasional/tanggal merah biasanay perusahaaan sudah meliburkan para pekerjanya. Seollal dianggap rakyat Korea lebih penting daripada hari tahun baru kalender Gregorian. Walaupun tidak terlalu populer, istilah Seollal juga berarti Yang-nyeok Seollal (양력설날, tahun baru kalender Gregorian) yang disebut Shinjeong (신정).

Tahun baru Korea jatuh pada tanggal yang sama dengan tahun baru Imlek, kecuali ketika bulan baru muncul antara jam 15:00 UTC (tengah malam waktu Korea) dan 16:00 UTC (tengah malam waktu China). Dalam kasus ini (rata-rata terjadi 24 tahun sekali), bulan baru akan muncul "keesokan harinya" di Korea dibanding di China, dan Seollal akan dirayakan sehari setelah Imlek di China.


Seollal adalah tahun baru untuk semua keluarga. Warga Korea merayakannya dengan memakai hanbok. Orang yang berada di kota besar berduyun-duyun mudik (pulang kampung) untuk menemui orang tua atau saudara yang tinggal di kota asal atau pedesaan. Pada saat ini biasanya jalan-jalan di kota besar seperti Seoul akan macet total. Pada pagi harinya mereka akan pergi sembahyang ke makam orang tua yang sudah meninggal untuk memberi hormat. Dan saat ini, biasanya yang paling repot dalam acara ini adalah para menantu perempuan, Sebab semua untuk persiapan sembayang dari menu dan pernak-pernik keperluan sembayang menghormat leluhur harus di kerjakan oleh menantu perempuan. Dan setelah semua selasai di sediakan, para wanita tidak di perkenankan menata hidangan sembayangan di meja persembahan. Untuk semua ini yang melakuan adalah pihak laki-laki tertua di dalam keluarga. Karena di keluarga besar kami hanya Suami saya anak laki-laki satu-satunya, maka suami sayalah yang harus melaksanakan upasara tersebut.

Tak jauh berbeda dengan hari raya idul fitri di Indonesia, saat ini jalanan akan macet total dengan kendaraan yang akan menuju daerah atau kampung masing-masing.

Dan tak jauh berbeda pula dengan hari raya Idul fitri yang sangat ramai dan meriah. juga di hari raya Seollal ini juga waktu yang tepat untuk menghormati orang tua kita, kalau di Jawa terkenal dengan Sungkem kepada orang tua setelah kita selesai melaksanakan sholat ied, begitu juga dengan Orang Korea saat Seollal ini, mereka juga melakuan hormat kepada orang tua, yang mana hormat atau sungkem dalam bahasa Korea disebut dengan Sebae.
Sebae adalah cara memberi hormat kepada orang tua atau kakek dan nenek pada hari tahun baru. Anak-anak mengunjungi orang tua mereka dan mengucapkan salam tahun baru sambil membungkukkan badan "saehae bok manhi badeuseyo" (새해 복 많이 받으세요) yang artinya semoga mendapat banyak keberuntungan tahun baru. Orang tua lalu memberi anak-anak mereka angpao (saebaetdon). Dulu orang tua ada yang memberikan theok dan buah-buahan.

Walaupun saat ini adalah waktu yang sangat melelahkan bagi kami menantu perempuan, tatepi ada kekegembiraan didalamnya, Sebab kita akan semakin kenal dan saling mengenal seluruh keluarga besar Suami, apalagi kita sebagi menantu Perempuan dari warga negara Lain, jadi kesempatan ini kita untuk mengenal mereka. Mereka juga demikian, akan semakin mengenal kita sebagai sebagian dari saudara mereka. Sebab untuk waktu biasa kita akan sulit bisa berkumpul seperti sat hari raya seollal ini karena kesibukan kita yang tidak ada waktu untuk saling berkunjung satu sama yang lain.

Di hari seollal juga banyak masyarakat Korea yang pergi berwisata ke daerah-daerah seperti ke Gangneung dan Donghae di propinsi Gangwon di pesisir timur untuk menyaksikan terbitnya matahari pertama di tahun baru.

Sekiranya Untuk tulisan ini ini sementara say akhiri dulu sebab besok pagi tanggal 12 februari 2010 ini kami sekeluargapun akan mudik untuk menemui keluarga besar di desa Seosan city, Heami gun?Desa Haami.
Untuk tulisan-tulisan tentang Korea akan saya tulis setelah Tahun baru ini. maka tunggu saja tulisan saya mengenai Korea selatan ini, Khususnya bagi teman2 teman yang ingin tahu tentang Korea Selatan ini.

Dan tak Lupa SAya Pribadi Mengucapkan "Saehae bok manhi badeuseyo" (새해 복 많이 받으세요, (Untuk Teman-teman Korea atau yang bersuamikan Warga negara Korea )juga "Gung Xi Fak Jai, Xin Nien Guai Le.. Xen Ti cien kang, Lung Yi Bing Ang" (bagi teman2 China/ Teman-teman yang merayakannya) dimanapun berada.
Semoga di Tahun Macan ini semakin mendapatkan rejeki yang melimpah, dan semakin sukses.
Sampai jumpa di tulisan saya berikutnya.

Monday, 8 February 2010

Kekagumanku padamu Bunda

Sore ini, 8 February 2010, seperti biasa aku selalu saling mengirim kabar ke bundaku tercinta di tanah air via SMS, tetapi sore ini serasa ada yang lain SMS yang kuterima, yang mengusik perasaanku dan menabah kekagumanku pada Bundaku tercinta,
kuterima SMS pukul 17.32PM (waktu Korea/jam 15.32 WIB), yang seperti biasa ibu selalu menanyakan sedang apakah aku dan Cucunya, juga hari ini masak apa?, dan seperti biasa kami lansung saling bercerita tentang apa yang ada. Dan hari ini beliau bilang lagi manunggu bedug Magrib tiba, untuk berbuka puasa. Aku tanya puasa sunnah Senin Kamis ya Bun? "Ya" jawab beliau ,aku tanya lagi Niat apa lagi bun, untuk Puasa kali ini? beliau jawab yang membuat air mataku tak dapat kutahankan.."AKu PUasa untu berdoa pada Allah SWT, agar kehidupan rumah tangga anak-anaku semua selalu bahagia, murah rejekinya. Oh..bundaku, Betapa engkau sangat mencintai kami putri-putrimu. Kebiasaan Puasa sunnah Senin Kamis ini dilakukan bundaku bukan kali ini saja, Masih jelas teringat di benakku, Bundaku selalu menjalankan puasa Senin Kamis disaat kami putri-putrinya akan menghadapi ujian di sekolah,dengan niat agar kami putri-pitrinya bisaa lancar menjalai ujian di sekolah.

Bundaku adalah wanita biasa, tetapi dimataku adalah wanita yang "Luar Biasa".
beliau sangat sederhana, seorang wanita yang nrimo(bahasa jawa), seoarang wanita dan juga seorang ibu yang tidak pernah neko-neko dalam hidupnya, selalu mengajarkan kami untuk selalu menghormati suami kita.

Betapa aku selalu merindukan beliau, merindukan belaiannya, merindukan tegurannya bila aku salah. dan merindukan nikmatnya hasil olahan masakannya yang bagiku sangat lezat.
Ibu..saat ini aku sangat merindukanmu..
Oh TUhan.Berikanlah Bundaku umur panjang, berikanlah bundaku sehat selalu, berikanlah kesempatan pada Hamba untuk bisa membahagiakan beliau Tuhan.
Kurindu beliau Tuhan.Amin.

Doa ku bunda Selalu teruntukmu.Amin.

Sunday, 17 May 2009

Matikan Rokok, Sebelum Rokok Mematikan anda!

JAKARTA, KOMPAS.com — Mari berhenti merokok! Hasil penelitian yang dipublikasikan oleh RS Pusat Kanker Nasional Dharmais mengatakan, 90 persen kanker paru dan 30 persen kanker lainnya akan dapat dicegah dengan cara berhenti merokok. Lebih lanjut juga dituliskan apa saja manfaat yang dapat kita peroleh jika berhenti merokok. Pertama, dengan tidak lagi merokok berarti kita mengurangi risiko terkena serangan jantung, kanker paru, penyakit paru kronik, obstruktif, stroke, tukak lambung, hambatan pertumbuhan janin, gangguan kehamilan dan persalinan, impoten dan infertilitas, dan osteoporosis. Penyakit tersebut siap menyerang kita karena di dalam satu batang rokok ada setidaknya 4.000 bahan kimia, 400 di antaranya beracun dan kira-kira 40 di antaranya dapat menyebabkan kanker. Ada 3 racun yang paling berbahaya, yaitu nikotin, tar dan karbon monoksida. Nikotin yang hanya butuh 10 detik untuk mencapai otak membuat kita ketagihan. Kedua, bernapas dengan lebih mudah dan mempunyai stamina yang lebih baik. Ketiga, menghemat pengeluaran kita dari membeli rokok. Jika dalam sehari kita menghabiskan sebungkus rokok, maka kira-kira kita akan menghemat Rp. 5.475.000 selama setahun. Jika lebih dari sebungkus, maka semakin banyak penghematan yang kita lakukan. Keempat, menghemat biaya pengobatan dan pembayaran asuransi. Kelima, mempunyai gigi yang lebih bersih, napas, baju, kamar, rumah, dan mobil yang tidak berbau. Keenam, ini yang sangat penting bahwa dengan berhenti merokok kita menyelamatkan orang-orang di sekeliling kita yang tidak merokok, terutama anak-anak dan istri kita. Karena perokok aktif hanya mengisap 25 persen asap rokok yang berasal dari ujung yang terbakar, sementara 75 persen lainnya diberikan kepada nonperokok.Anak-anak dengan orangtua perokok aktif berisiko menderita penyakit napas, misalnya asma, dua kali lebih besar dari anak yang orangtuanya tidak merokok. Mempersiapkan diri untuk berhenti merokok harus diawali dengan niat dan motivasi yang kuat.Jadi, matikanlah rokok Anda, sebelum rokok mematikan Anda!ONE

Demi anak orang tua harus berhenti merokok!!

JAKARTA, KOMPAS.com – Udara dalam ruangan ternyata lebih berbahaya daripada di luar ruangan. Berdasarkan penelitian American College of Allergies sekitar 50 persen penyakit disebabkan oleh polusi udara dalam ruangan. Termasuk penyakit asma.Hal tersebut diungkap dalam Majalah Asma yang dikeluarkan Yayasan Asma Indonesia yang ditulis Dr. Tria Damayanti. Menurutnya, dari beberapa pemicu asma dalam ruangan yang patut menjadi perhatian khusus adalah asap rokok. Karena anak asma yang orangtuanya merokok beresiko lebih sering terjadi serangan asma akut, infeksi saluran pernapasan dan 6 kali lebih sering infeksi telinga dibandingkan anak yang orangtuanya tidak merokok.Lalu dengan sangat jelas ia mengatakan, rumah penderita asma harus bebas dari asap rokok. Sekalipun mereka yang merokok tersebut merokok di ruangan lain atau ketika anak sedang tidur masih tetap berpengaruh karena zat kimia yang ditinggalkan asap rokok masih tersisa.Lebih lanjut ia mengatakan berbagai macam polusi dalam ruangan selain asap rokok, yaitu asap obat nyamuk yang dibakar, disemprot atau menggunakan listrik dan elektrik asap dapur, hairspray, deodorant, bau yang tajam, pengharum ruangan dan pembakar sampah.Selain itu juga terdapat pencetus asma yang dikategorikan sebagai alergen yaitu debu rumah, tungau, kecoa, jamur, kapuk dan bulu binatang seperti anjing, kucing, ayam serta burung. Kemudian ia menambahkan, pencetus asma juga terkait dengan ventilasi yang buruk. Ventilasi seperti ini akan membuat gas hasil pembakaran saat memasak seperti nitrogen dioksida, karbon monoksida dan sulfur dioksida dapat mencapai kadar toksik akan tertahan di dalam ruangan rumah.ONE

Budayaku, Budayamu adalah budaya Kita.

(Tulisan ini adalah hasil karya saya yang saya ikutkan dalam ;lomba mengarang berbahasa Indonesia, walaupun tidak mendapatkan juara, tetapi bagi saya tidak masalah dan tidak penting,partisipasi dalam penulisan dan menyalurkan bakat tulis-menulis bagi saya itu yang terpenting.)

Korea Selatan, disebut lengkap atau nama asli dengan "Taehan Minguk(Republik Korea), juga disebut juga dengan "Negeri Pagi yang damai" dengan lambang bunga "Mawar Sharon", kadang ada yang menyebut "Bunga Sepatu" dalam bahasa Indonesia, "Mugunghwa" dalam bahasa Korea, artinya Bunga keabadian. Juga dalam dalam hal perekonomian dan teknologi disebut sebagai "Macan Asia" dari empat negara selain China, Jepang. Dikarenakan angka pertumbuhan perekonomian dan teknologi yang sangat cepat berkembang. Tetapi walaupun demikian negeri Korea ini masih sangat menjunjung tinggi budaya warisan dari leluhur bangsanya Negeri yang hampir 75 % merupakan daerah pegunungan , yang juga memiliki kehidupan masyarakatnya yang komplek. Negeri yang sangat menjunjung tinggi sompan santun, juga sangat menghormati hak hak orang lain, juga sangat menghargai budaya antri. Dimana-mana akan terlihat bagimana masyarakat, dengan antrian yang teratur rapi tanpa di komando dalam mengunakan fasilitas umum yang disediakan, hal ini dikarenakan kesadaran rasa disipilin sangat tinggi. Dipagi hari misalnya, bisa terlihat jelas bagiamana mereka harus antri untuk naik subway atau bus untuk menuju tempat kerjanya. Hal inilah yang sangat harmonis terlihat, budaya inilah yang belum dimiliki negara asal kami, yakni Indonesia. Dan saat ini sampai batas yang tidak bisa ditentukan, Korea selatan ini merupakan negeri ke dua bagi saya selain Indonesia. Dimana saat ini saya harus tinggal, berbaur bersama masyakat Korea yang indah ini.


Tinggal di luar negeri tidaklah gampang. Apalagi menjadi seorang ibu dan istri dari seorang yang berlainan kultur, bahasa dan budaya. Banyak kendala yang akan dan harus dihadapi disetiap langkah kehidupannya. Fenomena alam baru, cuaca berbeda, orang-orang beragam, benda-benda unik dari kebiasan memandang, akan menjadi perubahan yang harus dihadapai. Maka dari itu sebelum kita putuskan untuk menikah dengan orang yang berlainan budaya, kultur dan bahasa, atau istilah lainnya adalah berlainanan Kewarganegaraan setidak-tidaknya sedikit banyak kita harus mempelajari dahulu dan tahu perbedaan -perbedaan itu ,agar nantinya tidak muncul masalah besar dikemudian hari.


Budaya dimaksud dalam konteks ini tidak terbatas pada cara menyampaikan pendapat, kebiasaan sehari-hari, dan kekayaan, tetapi juga sampai ke hal-hal yang dianggap sepele sekalipun yang bagi mereka mungkin sangat penting dan harus dijalani. Walau tidak bisa dipungkiri permasalahan pasti akan timbul juga dalam setiap mahligai pernikahan, terlepas dari perkawianan campuran atau tidak.. Tetapi semua itu tergantung bagimana kita menyingkapi permasalahan tersebut. Budaya dalam berkeluarga di tiap negara berbeda-beda. Suatu perbuatan menjadi biasa di negara tertentu, sebaliknya menjadi aib di negara lain. Seringkali persoalan budaya itu terabaikan oleh calon pasangan kawin campur. Hambatan budaya muncul tanpa disadari, sehingga pada akhirnya menimbulkan miskomunikasi(kejenjangan komunikasi) antar pasangan. Bukan tidak mungkin miskomunikasi itu berakhir dengan perceraian. “(Masalah) budaya jarang terlihat, tapi bisa menimbulkan insiden. Sebab saat ini banyak terjadi permasalahan yang dihadapi dalam perkawinan campuran, dikarenakan sedikit banyak dari pasangan tersebut tidak bisa menerima dan belum memahami kultur budaya masing-masing pihak. Perkawinan dengan orang asing memerlukan komitmen seumur hidup untuk tinggal dengan orang yang berbeda budaya. Sementara setiap perkawinan memerlukan penyesuaian, dan perkawinan dengan orang asing biasanya lebih membutuhkan penyesuaian pada kedua belah pihak daripada dengan orang yang dikenal. Seperti saya saat ini yang harus tinggal dan mendampingi seorang laki-laki berkewarganegaraan Korea, sedang saya sendiri berkewarganegaraan Indonesia. Permasalahan perbedaan kultur budaya itu juga muncul. Beruntung, sebelum menikah dengan suami saya ini sebelumnya saya telah tinggal dulu selama 2 tahun di Negeri Korea ini. Jadi sedikit banyak saya mengenal dan tahu kultur budaya di negeri Ginseng ini. Tetapi walaupun begitu masih banyak kultur budaya yang belum banyak saya ketahui khususnya dalam kebudayaan-kubudayaan dalam hubungan kekeluargaan di Korea ini. Dan tenyata banyak sekali hal-hal yang belum saya ketahui sebalumnya. Semisal sebagai menantu perempuan satu-satunya dikeluarga besar suami. Sayalah yang harus berperan aktif dalam setiap ada acara keluarga, atau hari besar Korea, semisal di Tahun baru(Sollal), juga Chusook. Adat istiadat atau kebiasaaan konfusianisme di Korea masih sangat kental sekali. misalnya upacara peringatan untuk orantua yang telah meninggal atau leluhur dan upacara pemujaan di hari besar tertentu merupakan hal yang terpenting. Dan biasanya pada upacara peringatan tersebut seluruh anggota keluarga berkumpul bersama, menyiapkan makanan dan menghormati yang telah meninggal. Biasanya anak laki-laki tertua atau anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga yang memimpin upacara tersebut. Disini peran sebagai menantu perempuan juga sangat tidak ketinggalan pentingnya, yaitu menyiapkan semua keperluan untuk acara tersebut. Pertama saat menjalaninyapun saya dengan perasaan sedikit marah, sebab apa? untuk persiapan upacara peringtan tersebut semua dipasrahkan kepada saya . Saya berfikir kenapa mesti saya? Hal ini jugalah yang akhirnya menjadi permasalahan kecil dalam keluarga kami khususnya saya dan suami, tetapi hal tidak sampai berkelajutan sebab hal tersebut saya singkapi dengan pikiran positif. Dan akhirnya setelah bicara dari ke hati dengan suami, juga informasi dari beberapa teman Korea, hal tersebut merupakan bagian dari budaya dan adat Korea yang harus di jalani setiap menantu wanita, tidak terkecuali menantu wanita Warga negara Korea sendiri. Hal -hal yang seperti itulah apabila kita tidak bisa memahami dan menerima akan menjadi batu sandungan bagi setiap perkawinan. Bagiamana kita menyingkapi dan meyelesaikannya saja dengan baik agar semua bisa berjalan semestinya. Seperti juga halnya berbedaan budaya yang sangat menyolok dalam budaya Korea dan Indonesia, yakni masalah Gender dalam Keluarga. Disini ,kebudayaan garis keluarga di Korea adalah berdasarkan atas sistem Patrilinial, dalam artian kebudayaan keluarga Korea sangat mementingkan Gender laki-laki dibanding anak perempuan, jadi setiap anak-laki-laki sangat penting peranan dan keberadaannya dalam kehidupan keluarga besarnya, Laki-lakilah yang bertanggung jawab untuk perawatan, kehidupan kedua orang tuanya. Dan menurut adat Koreapun percaya bahwa anak laki- laki lebih unggul daripada anak perempuan. Tetapi di Indonesia tidaklah demikian. Setiap anak baik laki-laki maupun perempuan sama kedudukan dan tanggung jawabnya dalam setiap keluarga besarnya, juga masih ada toleransi untuk saling membantu saudara atau kakak adik yang dalam kesulitan tanpa memandang gender yang ada. Demikian juga yang saya alami saat ini, yakni berhubung suami saya adalah anak laki-laki satu-satunya dari 4(empat) bersaudara, maka secara otomatis sayalah yang harus menanggung kehidupan ibu mertua saat ini(Bapak mertua sudah meninggal dunia), dengan aktifnya setiap bulan kami harus mengirimkan uang kepada mertua saya. Hal ini pernah saya utarakan kepada suami saya, kenapa hanya anak laki-laki yang harus menangung semua kehidupan orang tuanya?bagaimana kalau kehidupan ini terjadi di Indonesia? bisa celakalah orang yang tidak mempuyai anak laki-laki seperti keluarga besar kami yang semuanya adalah wanita dalam 5 (lima)bersaudara. Kalau hal seperti ini saya jadikan pokok permasalahan dalam keluarga kami akan terjadi percecokan antara aku dan suami, dan kehancuralah yang akan terjadi, Tetapi hal ini seklai lagi saya tegaskan tidak pernah terjadi dalam keluarga kami sebab semua perbedaan yang muncul saya kembalikan lagi dalam pemikiran yang positif, inilah budaya, yang mau tidak mau harus kita jalani, karena sudah konsekuen memutuskan menikah dan hidup dengan orang yang berlainan kulltur dan budaya. Hal inilah yang sangat penting untuk menjadi pondasi dalam setiap perkawinan. Begitu juga yang dilakukan suami saya, juga berusaha mempelajari bagaimana budaya Indonesia. Bagimana yang boleh, dan bagaimana yang dianggap aib bagi budaya Indonesia. Semua ini biar sejalan dan berusaha saling mengisi dan memahami perbedaan tersebut. Sebab permasalahan kecil akan menjadi besar karena hal-hal kecil dalam perbedaan budaya dapat kita hindari setiap pihak mau memahami dan belajar dari masing-masing pihak.


Kita memilih untuk menikah dengan pasangan kita. Konflik jelas akan terjadi terutama karena cara pandang yang berbeda. Mengatasi konflik secara positif lebih memberi peluang pada kita untuk berkembang dan menjadi bijaksana. Inilah prinsip yang selalu saya tanamkan di hati saya pribadi.


Konsekuensi Hidup di luar negeri yang yang jauh dari sanak sudara, bukan pekerjaan yang mudah. banyak budaya di sekitar kita dilingkungan yang baru kadang bisa membuat kita "cultur schok'. Stress ini terjadi karena tiba-tiba seseorang menghadapi banyak hal yang baru dan berbeda dari kebiasaan, bahasa dan budayanya. Sebab memang banyak sekali keragaman kebiasaan, budaya, bahasa disekitar kita yang kadang tidak sesuai dengan kebiasaan yang telah meresap hati, yang dengan tiba-tiba harus mengikuti budaya dimana kita tinggal.


Seperti juga di Korea ini, Walaupun negeri ini sangat maju dan sering dijuluki dengan "Macan Asia" seperti yang telah saya ungkapkan diatas,Tetapi di negeri ini sebagian kecil sikap diskriminasi terhadap orang asing yang tinggal di Korea masih ada. Hal ini kadang yang membuat kita para pendatang asing sedikit jengah dengan sikap mereka. Hal ini mungkin dikarenakan masih tingginya rakyat Korea menjunjung tinggi nilai budaya bangsa. Orang Korea sangat bangga dengan "Homogenesis atau keseragaman mereka. yaitu dimana mereka percaya bahwa mereka telah mempertahankan bangsa satu darah dan kemurnian selama ribuan tahun. Karena hal itu pulalah maka mereka tidah mudah menerima orang-orang dari negara lain. Dan baru beberapa Tahun ini bagi rakyat Korea baru mau menerima kehadiran orang asing sejak banyaknya perkawinana lintas bangsa hadir di negera Korea ini.


Dan dari banyaknya perbedaan perbedaan yang hakiki dari masing-masing budaya dua bangsa yang berbeda ini apabila kita padukan saya yakin akan menjadi perpaduan yang harmonis


Secara umum ada budaya atau kebiasaan di Korea apabila diterapkan bagi bangsa Indonesia dianggap tidak sopan, misalnya : memberikan sesuatu barang dengan tangan kiri adalah hal biasa di Korea, tetapi tidak dengan bangsa Indonesia, hal ini bila diterapkan di negara Indonesia benar-benar dianggap tidak sopan, melanggar etika pergaulan. Juga dinegara Korea ini, menyentuh kepala orang lain dianggap sebagai keakraban dalam persaudaraan atau pertemanan, juga tidaklah demikian di negara Indonesia, jangan sampai kita menyentuh kepala orang lain walau seakrab apapun pertemanan kita, hal ini bisa dianggap kurang ajar dan sangat tidak sopan. Hal-hal demikian lah seperti yang telah saya sebutkan diatas bahwa "Suatu perbuatan menjadi biasa di negara tertentu, tetapi menjadi aib dinegara lain."


Dan saat ini masih banyak budaya -budaya Korea yang sangat unik dan sangat berbeda dengan budaya negara Indonesia dimana saya berasal.
Ada budaya Korea yang saat pertama saya menjalaninya agak risih, yakni dalam cara makan bersama di Korea, di sini untuk makan bersama untuk sayur yang di sediakan satu wadah bisa di makan berame-rame tanpa dipisahkan di dalam mangkok kecil masing-masing, .hal ini tidak bisa di terapkan di Indonesia, sebab kalau budaya ini diterapkan di Indonesia, orang-orang Indonesia tidak bakalan ada yang mau makan hidangan tersebut, karena hal seperti itu di Indonesia dianggap menjijikan. tetapi memang benar istilah "lain ladang lain belalang". Lain bangsa lain budaya juga. Tetapi saat ini bagi saya yang telah mengikrarkan suatu ikatan perkawinan dengan laki-laki yang berlainan bangsa, juga berlainan budaya, terpatri di hati ini, Budayamu, budayaku saat ini adalah menjadi bagian dari budaya kita, aku dan suamiku. Dan untuk anak kami nantinya akan saya ajarkan bagimana menerapkan dua budaya orang tuanya berasal dengan penyesuaian tempat dimana dia berada.


Mengenal Azas Kewarganegaraan di Korea selatan

Ada yang bertanya kepada saya tentang Kewarganegaraan Anaknya yang lahir di Korea, atas pernikahan sesama WNI di Korea. Juga kebetulan pas...