Thursday, 10 July 2014

Musim panas dan dinamikanya.

Musim panas yang luar biasa telah menghampiri negeri Ginseng ini.
Iklim Korea selatan dipengaruhi oleh iklim dari daratan Asia dan memiliki 4 musim. Musim panas di Korea selatan yang dimulai bulan Juni bisa mencapai temperatur 40 derajat celcius (di kota Daegu), yang ditandai dengan datangnya musim hujan yang jatuh pada akhir bulan Juli sampai Agustus di seluruh bagian semenanjung. Sementara temperatur musim dinginnya rata-rata dapat jatuh pada suhu sejauh minus 10 derajat celcius di beberapa propinsi.
Saat musim panas seperti ini Korea Selatan juga rentan akan serangan angin taifun/ Topan yang menerjang selama bulan musim panas dan musim gugur. Beberapa tahun belakangan ini Korea selatan juga sering dilanda badai pasir kuning yang dibawa dari gurun gobi di Cina yang juga melanda Jepang dan sejauh Amerika Serikat
 
Karena banyaknya curah hujan , kadang menyebabkan banjir, dan hala ini Juga banyak mengakibatkan kerugian besar pada petani, akibat rusaknya hamparan sawah dan hancurnya green house mereka akibat terjangan hujan yang kadang di sertai angin kencang. Dan banyak kerugian-kerugian lain akibat banjir kali ini, seperti perumahan yang berada di basemant tergenang air, perumahan biasa yang bukan apartemen yang rumahnya tak luput dari singgahan air tak di undang tersebut.


Berbicara lain selain banjir akibat hujan tersebut, yakni tentang makanan. Kalau di Indonesia khususnya, saat musim penghujan turun, saat-saat seperti ini, biasanya cemilan yang cocok di hidangkan adalah ubi goreng, pisang goreng, ketela goreng dan masih banyak lainnya. Nah mungkin diantara teman-teman juga ingin tahu apa sich yang di hidangan sebagai camilan di saat hujan datang di Korea? Biasanya orang Korea, saat-saat seperti ini hidangan yang sangat di sukai dan dianggap cocok adalah Buchim ge/부침개.




Yang mana terbuat dari bahan dasar tepung terigu, yang mana isi dari campuran nya tergantung selera, ada yang di campur dengan kimchi, cumi, atau sayur2an lainnya. Dan biasanya makanan ini di buat tipis, diatas api kecil, dan di buat dadar, dan di makan bersama dengan kecap asin yang telah di campur dengan wijen dan irisan kucai.


Dan ada satu yang sangat khas dari Korea ini dengan makanan di musim panas adalah ;
"Ayam ginseng/Samgyetang.'

Samgyetang adalah makanan tradisional yang bergizi di musim panas sehingga tubuh yang selalu berkeringat tidak menjadi lemas. Orang Korea biasanya memakan samgyetang pada tiga hari istimewa di musim panas: chobok, jungbok, dan malbok yang merupakan tiga hari terpanas dalam setahun.

Seperti halnya sup ayam yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit di kebudayaan Barat, samgyetang bukan hanya dimakan di Korea untuk mengobati penyakit. Protein dan mineral dari seekor ayam utuh yang direbus dengan tanaman obat dipercaya bisa mencegah penyakit.




Samgyetang  adalah sup ayam ginseng masakan Korea. Sup ini berisi ayam muda dalam keadaan utuh yang direbus dengan api kecil selama 2-3 jam hingga empuk. Seporsi sup dalam panci kecil biasanya dimakan oleh satu orang.

Samgyetang dimakan dengan tambahan merica, garam, dan kimchi yang disediakan di atas meja. Ayam sudah direbus hingga empuk hingga daging mudah lepas dari tulang. Kuah sup biasanya tidak semua diminum. Setelah daging ayam habis, nasi dimasukkan ke dalam sup.
Cara  membuatnya: Setelah isi perut ayam dikeluarkan, ke dalam perut ayam dimasukkan ketan yang sudah direndam sebelumnya dan ramuan tanaman obat yang dipercaya bermanfaat untuk kesehatan. Selain ginseng, Di antara ramuan yang sering dicampurkan adalah kastanye, kacang cemara, buah jujuba kering, bawang putih, daun bawang, dan jahe. Bergantung pada resepnya, tanaman obat seperti gugija (goji), dangsam (akar Codonopsis pilosula), atau danggwi (tang kuei atau Angelica sinensis). Tanaman obat dicampurkan dalam keadaan utuh (tidak dipotong-potong) agar khasiatnya maksimal

Di Korea terdapat rumah makan yang menunya hanya menyediakan samgyetang. Walaupun demikian, rumah makan khusus samgyetang seperti itu terus ramai oleh pembeli karena resep samgyetang dan ramuan obat yang dijaga sebagai rahasia perusahaan. Minuman sewaktu makan samgyetang biasanya adalah anggur ginseng.
masuk dalam hitungan hari Chobok, yang mana setiap kantor, perusahaan/pabrik, menu untuk kantin yang di hidangkan adalah Samgyetang/ayam ginseng ini.
Selamat enikmati musim Panas Di Korea dan tentunya hidangan khsusunya di musim panas, Samgyetang./sop ayam Ginseng.

Salam dari Negeri Gingseng.
Sarangheyo.
Riema lee

Monday, 12 May 2014

Cara baru Pengurusan pembuatan /perpanjangan Paspor, Lapor diri di KBRI Seoul secara Elektronik/eKBRI.

Karena banyaknya Keluhan tentang pembuatan Paspor baru/perpanjangan paspor/ Lapor diri, dan juga Mengingat banyak WNI di Korea yang tinggal jauh dari Seoul, dari Kantor KBRI Seoul. yang mana biasanya pembuatan Paspor bisa sehari penuh, dan membutuhkan waktu lama di perjalanan(bagi yang jauh), Dengan ini KBRI Seoul selalu ingin memberikan yang terbaik.
Dengan Ini KBRI Seoul, sudah memperlakukan pengurusan Paspor/ Perpanjangan Paspor/ Lapor diri secara On Line, yang bisa di sebut dengan "e KBRI".
Jadi kita bisa mengajukan permohonan pembuatan paspor/perpanjangan paspor/ lapor diri dr tepat tinggal kita, Asalkan:
@ Kita mempunyai Email yang masih Aktif, (sebab konfrimasi balik dari KBRI akan terkirim ke E-mail kita
@ Ada jaringan Internet(jelas, sebab kita mengakses via Internet)
@ Ada Mesin Scaner atau HP bercamera, dengan maskud untuk bisa mengirimkan /memotret dokument yang di perlukan untuk persyaratan tersebut.

nah untuk Langkah selanjutnya
1. buka situs e KBRI di www.kbri.seoul.kr (Usahakan memakai browser google chrome atau mozilla firefox)
2. Lalu, lakukan sign up di situs tersebut dengan menggunakan alamat email yang masih valid.

3. Setelah sign up lalu konfirmasikan link yg dikirim ke alamat email anda. Setelah dikonfirmasi, akun e-KBRI baru akan aktif dan anda baru bisa melakukan “Log in” untuk mengakses layanan elektronik seperti pengajuan perpanjang paspor yang habis masa berlaku atau penggantian paspor yang hilang.
*Sekilas: Kenapa harus daftar dan login? Data anda adalah rahasia. ini mekanisme perlindungan supaya data anda terlindungi anda sendiri yg tahu dan staff KBRi yg tahu saja)

4. Dari sana (setelah klik link dari email) akan otomatis masuk sistem. Bila nanti mau mengakses lagi, bisa lihat bagaimana status pengajuan
5. Di dalam sistem akan ada form aplikasi pengajuan paspor.
6. Isilah data data anda dengan benar menggunakan bahasa indonesia, gk perlu pakai bahasa korea selain yg bagian alamat tinggal.
7. Nah untuk form isian "foto diri" anda dapat mengunggah sembarang foto anda asalkan sopan karna itu cuma formalitas (faktanya nanti kita akan diminta foto lagi di studio yang telah ditunjuk). Perhatikan batas maksimal 2MB utk setiap foto dan maksimal 5MB utk dokumen pendukung (SLC, dsb dijadikan satu lalu di ZIP/RAR)
8. Setelah semua proses pengisian selesai anda dapat langsung mengklik ajukan aplikasi.

PERHATIAN!!

DATANGLAH KE KBRI SETELAH LANGKAH 1-8 SELESAI DAN STATUS APLIKAS ANDA: VERIFIED, kalau masih 1-8 belum perlu datang ( Kalau datang hanya akan menyusahkan anda sendiri dan staff KBRI saja. Komputer terbatas di KBRI). B Kalau belum berubah menjadi VERIFIED jg belum perlu datang.

9. Kemudian anda bisa datang ke KBRI dengan membawa dokumen asli yang diperlukan untuk perpanjangan paspor (paspor lama, alien card, dan bila pengajuan paspornya alasannya hilang, siapkan surat laporan dari kepolisian).
10. Disana kita diminta untuk membayar biaya aplikasi sesuai jenis paspor (misalnya 6 ribu won dan biaya foto 10 ribu won).
11. Tinggal pengambilannya

Sebagai catatan:
- Paspor dengan cara baru ini, tidak ada tanda tangan pejabat yang berwenang
- Pembuatan secara elektronik ini , hanya untuk Pembuatan Paspor, bukan SPLP(untuk SPLP masih secara manual ,dalam artian harus datang ke KBRI, untuk pengajuan permohonannya).


Friday, 8 November 2013

Sejarah Dan kehidupan saya di Korea ( II )

Karena Cambukan semangat dari bapak, akhirnya dengan penuh semangat saya bekerja. Dan saat itu bukan tujuan uang , tetapi pengalaman yang terpenting dalam hidup saya.
Dan pada awal tahun 2005, merupakan  awal selanjutnya saya di Korea, sebab saat  akan berakhir visa saya. tidak di duga sebelumnya saya ketemu jodoh saya di Korea ini,
Ya ..di tempat bekerjalah saya ketemu suami saya yang sangat baik dan luar biasa ini. Yang mana pada saat itu tidak terpikirkan untuk menikah,
Tetapi itulah yang namanya Jodoh, sangat misteri bagi kita. Dan dengan perjalanan liku liku percintaan yang sangat singkat, dan atas persetujuan kedua belah pihak akhirnya kami menikah di Indonesia th 2005, bulan 6 secara adat Indonesia. Dan kamipun berpacaran setelah menikah (asyik juga lho ternyata kwkwkwkw)
Dan setelah itu visa tinggalpun berganti menjadi visa nikah,
Dan setelah menikah ini banyak liku liku kehidupan Korea yang harus saya hadapi lagi yang lebih dasyat.
Yang mana biasa kehidupan saya hanya bekerja dan bekerja, tetapi saat itu harus berhadapan dengan budaya budaya kekeluargaan Korea yang sangat berbeda dan jauh berbeda dengan budaya Indonesia.
Yang mana semua sempat membuat saya Shock dengan perubahan ini.
Bagiamana menjadi menantu Korea, bagaimana kita harus bersikap terhadap mertua Korea yang sangat dan masih menghormati budaya kunonya yang masih di lakukan.
Dan semua saya jalani dengan penuh iklas dan konsekuwen karena keputusan saya yang menikah dengan Warga negara Asing dan harus tinggal di negera tersebut.
Dan akhirnya th 2007 lahirnya buah kasih kami seoarang anak laki laki yang sangat ganteng(bagi saya dan suami). Saat awal hamil dan melahirkan jauh dari Orang tua dan kakak kakak tercinta itu adalah suatu peristiwa yang sangat menyedihkan saat itu. Apalgi kita tinggal di luar negeri yang kiri kanan dari rumah kita kita saling menggenal. Beruntung saya memempunyai banyak teman.
Oya kembali awal pernikahan. setelah menikah saya memutuskan untuk tetap bekerja, sebab saya punya semangat dan Prinsip, Allah SWT memberi kita kedua tangan, memberi kita otak kenapa kita mau mensyukuri dengan memanfaatkan semua ini?, Nah atas ijin suami saya mulai mencari pekerjaan. Yang mana saat itupun bahasa Korea saya belum lancar dan hanya pengucapan bahasa harian saja. Tetapi saya tidak putus asa, dengan kata lain Orang lain bisa saya pasti bisa.
Dan saya melamar bekerja di sebuah perusahaan Travel yang bergerak di bidang penjualan Tiket pesawat bagi para WNI yang ada di Korea, khususnya Pekerja( Maaf saya pantang menyebut Pekerja dengan sebutan "TKI"..untuk artikel kenapa demikian? ikuti tulisan tulisan saya berikutnya ya !), dan saya di terima. Karena saya pernah menjadi pekerja di perusahaan atau kasarnya Pabrik, banyak pengalaman yang saya tahu tentang dunia ketenaga kerjaan, yang mana saat itu benar benar membantu saya dalam bekerja, sebab selain penjualan tiket, kita juga berkerja membantu para Pekerja Indonesia yang mempunyai masalah ketenaga kerjaan, seperti pengurusan taejiegem(uang pesangon), Kugminyongem(uang pensiun) kekerasan, juga pengurusan Pekerja Ilegal yang terjaring Razia, juga pengurusan para Pekerja Ilegal yang akan pulang ke Indonesia, apalagi pekerja ilegal yang lari dari perusahaan Perikanan, ini benar2 pengalaman yang luar biasa, bagaimana memperjuangkan teman teman sesama Indonesia yang di marahi habis habisan dengan petugas Imigrasi, yang sayapun tak luput dari amuk kemarahan petugas tersebut, saat pengurusan keuangan Pekerja yang mengalami masalah dengan perusaahaannya, kitapun kena imbas di umpat umpat oleh sajang/boss perusahaan tersebut (kwkwkwkwkwk ..tapi mengasyikan juga hwhwhw)
Dan Seiringnya waktu karena kehamilan dan melahirkan akhirnya sayapun memutuskan untuk istirahat dan total menjadi Ibu rumah tangga,.Karena kejenuhan di rumah akhirnya saya aktif mengikuti kegiatan kegiatan di Center multi budaya,
Bersyukur sekali akhirnya saya bertemu tanpa sengaja dengan sukarelaawan Korea yang mau mengajari saya bahasa Korea yang datang ke rumah dengan gratis. (sukarelawan tersebut bukan dari center multibudaya). Dan perlu di ketahui, sukarelawan tersbut sampai sekarang dengan senang hati membantu saya bila ada kesulitan kesuliatan tentang kehidupan Korea yang tidak saya pahami.
Dan dari situ juga banyak orderan terjemahan yang datang, yang bisa menghasilkan uang. Yang semua pekerjaan tersebut bisa di lakukan di rumah dengan hanya mengirimkan Email saja.
Saat kita berkerja dan menjadi ibu rumah tangga di Korea, memang di butuhkan semangat tinggi,
Bagaimana tidak, saat bangun pagi, kita harus bisa secepat kilat melakukan pekerjaan ibu tangga sambil menyiapkan kita berangkat ke kantor, dari masak, menyiapkan anak sekolah, setelah itu antar anak sekolah (anak sekolah palygroup sampai jam 6 sore), dan setelah pulang kantor kita jemput anak, setelah sampai di rumah, kita juga masih di sibukan dengan pekerjaan rumah tangga yang menunggu jamahan tangan kita, mengurus anak, masak malam buat suami(apabila suami tidak lembur di perusahaannya), sampai anak tidur kita masih bergelut dengan pekerjaan rumah tangga, dan Istirahat, besok pagi rutinitas yag sama yang kita lakukan.
Semua saya jalani tanpa ada kata cengeng, menangis, mengeluh..semua jauh dari saya dan sayapun tak mau melakukan hal hal yang tidak berguna tersebut.
Dari semua itu kita  menjadi wanita yang tangguh, wanita tangkas dan wanita yang tidak cenggeng dalam menghadapi kehidupan ini,
Seiring dengan waktu pula, waktu tak terasa 3 tahun sudah setelah pesta resepsi pernikahan kami. Saya tdak pernah pulang ke tanah air, juga di karenakan saya hamil, dan pekerjaan yang menyita waktu.
Dan saat itu bapak ingin sekali melihat cucu laki lakinya yang berdarah Korea, yang bermata sipit.
Waktu itu akhirnya pada bulan September2008 saya putuskan untuk pulang membawa anak saya yang saat itu berusia 18 bulan. dan Saya booking tiket. Dengan gembira saya kabrkan rencana kepulangan saya.
Bapak sangat senang sekali, di ceritakan rencana kepulangan saya dan anak saya ke pada setiap teman teman bapak yang bertamu di rumah.
Dan setiap pagi,  setiap hari saya telp bapak, seakan akan tak sabar ingin segera pulang.
Tetapi....Pada tanggal 30 Agustus 2008 pagi, saat itu menjelang Ramdhan. Ada SMS datang dari Indonesia , dari kakak saya,  pada pukul 7 pagi saat Korea, yang mana isinya singkat tetapi bagiakan tersambar petir saya membacanya"
"Adikku...akhirnya Allah SWT memanggil Bapak untuk menghadapnya, bapak Meninggal dunia pada pagi ini saat menjelang subuh"Innalilahi wainnalilahi rojiun.
Tak Kuasa ku tahan tangisku, dunia bagaikan ambruk menipaku, saat itu saya di rumah sendiri bersama anak saya, betapa kaget, tak percaya, sedih tiada terkira saat itu,
Disaat menjelang kepulanganku ke Tanah air Allah berkendak lain. Tidak di pertemukannya lagi saya dengan bapak tercinta, tak kuasa diri ini, Saya bingung, tak bisa berbuat apapun..dan segera ku telp agen travel di mana saya beli tiket untuk cancel dan ganti tanggal itu juga, tetapi tidak ada. Ada pesawat yang lewat singapore, harus transit dulu ke Singapore, ke Jakarta.
Duh..saya kepikiran dengan anak saya, akhirnya terus di cari dan di cari. akhirnya ada tiket setelah 3 hari kepergian bapak, Saya setujui daripada tidak pulang.
Dan saya kabarkan kepulangan saya saat itu, dan saat saya telp, kakak saya bilang ini lagi proses pemakaman bapak, lagi upacara militer..saya teriak panggil "Bapak .Bapak di telp..saya panggil panggil bapak terus saat itu, kakak saya bilang "iklaskan adikku, iklaskan..Astafirullah alhadzim
Menyesal, mengapa saya tidak segera pulang saat bapak ingin saya pulang, kangen ingin melihat cucunya dan saya.
Menyesal, saat itu ingin kutujukan betapa semangat bapak telah menjadikanku seoarang wanita tangguh.
Tetapi, tidak bisa di pungkiri, kerinduan pada beliau sangat besar.Rindu akan pelukan beliau rindu akan nasehat beliau.
Bapak....aku sangat merindukanmu.Semoga engaku tenang di sana..akan ku buat bapak bangga dengan semuanya. Selamat jalan bapak. kami sangat menyanyangimu.

Thursday, 7 November 2013

property WNi

Kepemilikan Properti oleh WNA Akibat Perkawinan Campuran (
Masalah-masalah apakah yang akan timbul berkaitan dengan perempuan WNI yang melangsungkan perkawinan campuran? Bagaimana status kepemilikan properti dalam perkawinan campuran? Masalah apa saja yang timbul berkaitan dengan kepemilikan properti dalam perkawinan campuran?
Pernikahan bersifat universal dan tidak dibatasi oleh warna kulit, ras dan kewarganegaraan. Tidak mengherankan jumlah perkawinan campuran terus bertambah, termasuk di Indonesia. Menurut survey yang dilakukan oleh Mixed Couple Club, jalur perkenalan yang membawa pasangan berbeda kewarganegaraan melakukan perkawinan campuran antara lain adalah perkenalan melalui internet, kemudian bekas teman kerja/bisnis, berkenalan saat berlibur, bekas teman sekolah/kuliah, dan sahabat pena. Perkawinan campur juga terjadi pada tenaga kerja Indonesia dengan tenaga kerja dari negara lain.
Dalam perundang-undangan di Indonesia, perkawinan campuran didefinisikan dalam Undang-undang No.1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, pasal 57 :
”Yang dimaksud dengan perkawinan campuran dalam Undang-undang ini ialah perkawinan antara dua orang yang di Indonesia tunduk pada hukum yang berlainan, karena perbedaan kewarganegaraan dan salah satu pihak berkewarganegaraan Indonesia.”
Pasal ini menegaskan bahwa yang dimaksud dengan perkawinan campuran adalah perkawinan antara orang-orang di Indonesia tunduk kepada hukum-hukum yang berlainan. Perkawinan campuran menurut pasal 57 UU No. I/1974 ini ruang lingkupnya lebih sempit dibandingkan dengan S. 1898/158, karena hanya mengenai berbeda kewarganegaraan dan salah satu pihaknya harus warga Negara Indonesia.
Perkawinan WNI yang dilangsungkan di luar negeri berlaku Pasal 56 UU No.1 Tahun 1974, yang mengatur untuk setiap perkawinan WNI di luar negeri berlaku asas lex loci celebrationis. Asas ini berarti perkawinan harus dilaksanakan berdasarkan hukum Negara dimana perkawinan dilangsungkan dan bagi WNI tidak melanggar ketentuan UU Perkawinan. Lantas muncul pertanyaan, bagaimana bila terjadi pertentangan dalam hukum Negara yang satu dengan hukum Indonesia saat perkawinan akan dilakukan? Lantas haruskah perkawinan tersebut dicatatkan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 12 Tahun 2010 yang mulai berlaku sejak 26 Januari 2010? Bagaimana status hukum suatu perkawinan campuran yang tidak di catat di kantor pencatatan sipil? Apakah kerugian dan keuntungan jika mendaftarkan/tidak mendaftarkan perkawinan campuran di Catatan Sipil di Indonesia?



Di samping tidak dilakukannya pencatatan perkawinan, juga terdapat fenomena lain dalam perkawinan campuran yang berkembang, yaitu perkawinan semu atau lazim disebut kawin kontrak di Indonesia. Lantas, bagaimana dengan isu berkaitan dengan upaya pemerintah untuk melakukan pengawasan dengan melarang perkawinan semu bahkan mengkriminalisasi pelakunya melalui ancaman pidana dan denda? Bagaimana dengan isu lainnya yaitu membayar uang jaminan kepada calon istri melalui bank syariah sebesar Rp. 500 juta bagi pelaku perkawinan campuran?



Masalah lain yang juga sering muncul dalam hal terjadinya perkawinan campuran adalah status kewarganegaraan anak dan kepemilikan properti bagi WNA. Menurut UU No 12 tahun 2006, anak yang dilahirkan dari perkawinan campuran memiliki status kewarganegaraan ganda hingga dia berumur 18 tahun atau menikah. Kewarganegaraan ganda ini memiliki potensi masalah, misalnya dalam hal penentuan status personal yang didasarkan pada asas nasionalitas, maka seorang anak berarti akan tunduk pada ketentuan negara nasionalnya. Lantas, bagaimana pengaturan status personal anak yang didasarkan pada asas nasionalitas, bila terdapat pertentangan antara hukum negara yang satu dengan negara yang lain? Bagaimana bila ketentuan yang satu melanggar asas ketertiban umum pada ketentuan negara yang lain?



Di samping masalah anak, akibat perkawinan yang menimbulkan masalah pelik lainnya adalah masalah harta kekayaan atau kepemilikan properti, baik harta yang dimiliki sebelum perkawinan maupun harta yang diperoleh selama perkawinan serta harta yang wajib dibagi apabila terjadi perceraian. Perkawinan campuran yang terjadi antara WNI dengan WNA tidak sepenuhnya menyebabkan WNA memperoleh kepemilikan properti WNI yang dinikahinya. Menurut pasal 21 ayat (3) UU No 5 Tahun 1960 :
“Orang asing yang setelah berlakunya undang-undang ini memperoleh hak milik karena pewarisan tanpa waktu/percampuran harta karena perkawinan, demikian pula Warga Negara indonesia yang mempunyai Hak Milik dan setelah berlakunya undang-undang ini kehilangan kewarganegaraannya, wajib melepaskan hak itu dalam jangka waktu 1 tahun sejak diperolehnya hak tersebut/hilang kewarganegaraan itu. Jika sesudah jangka waktu tersebut lampau, Hak Milik itu tidak dilepaskan, maka hak tersebut hapus karena hukum dan tanahnya jatuh kepada Negara dengan ketentuan bahwa hak-hak pihak lain yang membebaninya tetap berlaku ”.

Dengan demikian, kepemilikan atas tanah dan bangunan, terbatas hanya tanah-tanah yang berstatus “Hak Pakai” dan “Hak Sewa”, terkecuali para pihak dalam perkawinan campuran tersebut membuat “perjanjian kawin” sebelum menikah. Dengan adanya “perjanjian kawin”, maka tidak terdapat percampuran harta sehingga harta yang dimiliki oleh para pihak menjadi milik masing-masing. Hal ini menimbulkan pertanyaan, hal apa saja yang dapat diatur dalam perjanjian perkawinan? Bagaimanakah proses pembuatannya? Sejauh mana kekuatan hukum perjanjian perkawinan tersebut? Apakah akibat hukum jika perjanjian perkawinan tersebut lupa diberitahukan kepada Pegawai Pencatat Sipil?

Pembatasan kepemilikan tanah oleh WNA dalam UU No 5 Tahun 1960 dan PP No 41 tahun 1996, juga menyebabkan WNA melakukan penyelundupan hukum dalam melalui beberapa bentuk seperti melalui “Nominee”, Perjanjian Pemilikan (Land Agreement) dengan Surat Kuasa, Perjanjian Opsi, Perjanjian Sewa menyewa (Lease Agreement), disertai Kuasa Menjual (Power of Attorney to Sell), hibah wasiat dan surat pernyataan ahli waris. Bagaimana pmerintah menyikapi hal tersebut? Kemudian bagaimana tindak lanjut pemerintah mengenai usul Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) mengenai adanya batasan pembelian properti oleh orang asing minimal Rp1 miliar per unit?




Sejarah dan Kehidupan saya di Korea ( I )

 Dalam kehidupan manusia, peristiwa sejarah merupakan suatu peristiwa yang abadi, unik, dan penting.
  • Peristiwa yang abadi
Peristiwa sejarah tidak berubah-ubah dan tetap dikenang sepanjang masa.
  • Peristiwa yang unik
Peristiwa sejarah hanya terjadi satu kali dan tidak pernah terulang persis sama untuk kedua kalinya.
  • Peristiwa yang penting
Peristiwa sejarah mempunyai arti dalam menentukan kehidupan orang banyak.

Iya, sejarah..begitu juga dengan saya pribadi ,tak pernah lepas dengan namanya sejarah.
Tidak bisa di pungkiri bahwa sejarah dalam Hidup saya adalah penentu saya hingga seperti sekarang
Saya adalah anak no 5 bersaudara yang semuanya adalah Wanita, dan akhirnya bapak mengangkat seorang anak Laki laki yang sampai sekarang menjadi adik saya.
Dan Saya terlahir dari orang tua yang sangat luar biasa, dan kami terlahir dari keluarga yang berkecukupan dan penuh  kesederhanaan. 
Bapak(Almarhum) Saya adalah seorang Pensiunan Perwira Polisi berpangkat terakhir Kapten, dan ibu saya adalah seorang Pensiunan pegawai negeri di bidang kesehatan.
Cita cita saya saat itu adalah menjadi seoarang Polwan, ya.. Polisi Wanita,  yang karena melihat keseharian bapak berpakain dinas yang sangat gagah.
Dan saat remajapun saya sepertinya di bentuk bapak untuk menjadi layaknya seorang anak laki laki.
Bagaimana tidak ..rambut saya selalu potong pendek, dan saya suka sekali benahi genting bila ada yang bocor.. Dan kesukaan saya saat masih remaja adalah bermain layang layang (hhahahahaha)
Tetapi saya juga tak bisa lepas dari nurani kewanitaannya..saya suka mengatur perabotan rumah, Beberes rumah..dan setrika baju adalah pekerjaan yang saya sukai dan satu lagi saat remaja hingga dewasa saya adalah anak yang tidak suka keluyuran, dan hobi saya adalah membaca sambil mendengarkan lagu lagu dari tape player atau  Cd player.
Dan dari 5 saudara saya , saya adalah anak yang paling hitam kulitnya di banding dengan kakak kakak saya. dan Saat itu kakak2 saya semua mempunyai keahlihan masing masing.
Saat itu saya selalu berfikir kenapa kakak2 saya semua putih2 dan cantik, sedang saya hitam? nah..tetapi saat itu saya berfikir lain..saya harus bisa lebih dari semuanya walau saya hitam, jelek(hahahhahah nyadar sekali saya kwkwkwkw)..Dan saat itu saya sangat punya semangat untuk belajar dan belajar ..dan akhirnya prestasi di sekolah juga tdk mengecewakan. Yang pada intinya saat itu saya ingin membuat bangga bapak saya.
Dan saat menginjak dewasa dan masuk kuliah, saat itu saya gagal untuk daftar di kepolisian karena saya berkaca mata dan gigi berubang(sebab saat itu mata sehat tdk minus, dan gigi sehat tdk berlubang adaah salah satu syarat masuk kepolisian).
Dan akhirnya saat itu saya masuk daftar di salah satu universitas di Surabaya UPN Veteran, ambil fak Pertanian..tetapi saat mau orientasi, saya ada panggilan di salah satu Universitas di kota Malang, di Fakultas Hukum. Dan bapak lebih mendukung saya ambil yang fakultas Hukum.
Dan Singkat cerita. Saat lulus Kuliah tidak gampang mencari pekerjaan, akhirnya saya memutuskan untuk berwiraswasta dan saat itu saya ambil perternakan dengan  teman..tetapi pada th 1998, terjadi Krismon..kena imbas juga usaha kami..yang akhirnya habis.
Dan karena keputus asaan kami..maka saat itu kami berlima, memutuskan untuk hengkang dari Indonesia..dan tujuan utama adalah Amerika Serikat, dan karena pengurusan Visa sangat sulit, dan dengan agen travel yang mengurus dia arahkan ke Korea Selatan dan akhirnya kami berlimapun bisa masuk ke Korea dengan visa Wisata atau touris yang mana visa berlaku sampai 3 bulan saja. kami masuk tak 2002,
Dan Saat itu kami tidak tahu apa itu negeri Korea, kami bagaikan seorang anak yang di lepas di tengah keramaian yang tidak tahu kiri kanan dunia.
Dan sayapun pernah menjadi seoarang pendatang Ilegal beberapa bulan(bulan 9 th 2002 saya masuk Korea, bulan 2 th 2003) ada pemutihan dari Mantan presiden Rou mu yeon. Dan bagi saya beliaunya yang awal mengukir sejarah saya hingga saya bisa stay di Korea ini. Dan saat mendengar beliau meninggal dunia( karena Bunuh diri) sayapun ikut menangis sedih dengan kepergian beliau, beliau sosok yang sederhana yang sangat meperhatikan warga negara Asing di negerinya
Dan saat menjadi seoarang Ilegal saya pun pernah merasa ketakutan dengan status saya. Saya pernah lari dari perusaahan di mana saya bekerja karena tidak sesuai gajinya. Dan masih lengkat diingatan, saya lari dengan teman wanita satu pekerjaan saya, di mana saat itu musim dingin yang luar biasa dinginnya dengan membawa koper (kwkwkkwwk,, benar benar kenangan tak terlupakan.)
Dan Pada akhirnya th 2003 lah saat di Perusahaan HP terbesar saat itu di Innozt, saya bisa memiliki visa legal dg jenis visa E-9. Dan kerena perusahaan mengalami pailit akhirnya saya minta pindah dan di beri pindah sama Nodongbu(Depnaker Korea) di Perusahaan di Nandong(Ilya Hi teck)Perusahaan Plastik Injeksition yang mana kerjanya ada shiff siang malam., Betapa saat itu sangat berat bagi saya yang tidak pernah mengalami yang namanya kerja malam dengan pekerjaan dengan mesin yang super duper besar, Hampir putus asa saat itu,
Dan saya hanya bisa mengadu dan curhat dengan bapak almarhum saat itu.
Mungkin kalau orang tua lain di curhati seorang anaknya, akan langsung bilang sudah pulang saja anakku..Tetapi lain dengan alamarhum bapak saya. beliau bilang:
Bapak :" Rima, tahu Dunia pewayangan kan?(karena bapak adalah orang seni yang suka sekali dunia pewayangan sehingga saya juga sangat tahu dan suka dengan dunia pewayangan tersebut),
Iya, Jawab saya,"
Bapak: :Nah, tahu kan dengan tokok Werkudoro?(tokoh ini adalah toko yang selalu di bawakan bapak saat main di panggung wayang Orang), Nah Werkudoro mempunyai seoarang anak Laki laki yang sakti mondro guno, tahukan dia?
Iya, jawab saya, Gatot koco.
Bapak :"Ya, gatot koco, adalah seoarang yang sakti modro guno, tetapi saktinya bukan karena di beri begitu saja dengan ayahnya, tetapi saat lahir, dia langsung di jeburkan ke sebuah kawah yang sangat panas sekali, dengan maksud apa dewa menjeburkan dia di kawah panas tersebut,? dengan tujuan agar menjadi seoarang yang kuat, sakti.
Nah seperti saat itulah kamu seperti saat ini berada di kawah condro dimuko, yang sangat panas, yang sangat sengsara, yang sangat tidak menyenagkan..tetapi bapak yakin , bila kamu kuat menjalaninya, kuat melakoninya..sekali lagi bapak yakin kamu akan menjadi seoarang yang tahan uji, kuat,  tabah menjalani hidup yang sekeras apapun. bapak bisa saja menyuruh kamu pulang saat ini, bapak bisa membiayai kamu, tetapi bapak ingin melihat kamu menjadi seoarang yang kuat nantinya.

Nah..cambukan semangat bapak tersebut yang membuat saya bertahan,
Dan saya tetap meneruskan pekerjaan itu dan tidak pulang, saya lalui pekerjaan berat itu dengan semangat tinggi..
,




Monday, 6 February 2012

Cap Go Meh ala Korea "Jeongwoldaebureum"정월대보름


Mungkin kita sudah banyak mengenal hari raya thiongha "Cap Go meh,
"Cap Go Meh melambangkan hari ke-15 dan hari terakhir dari masa perayaan Imlek bagi komunitas kaum migran Tionghoa yang tinggal di luar Cina. Istilah ini berasal dari dialek Hokkien dan secara harafiah berarti hari kelima belas dari bulan pertama (Cap = Sepuluh, Go = Lima, Meh = Malam).

Saat itu juga merupakan bulan penuh pertama dalam Tahun Baru tersebut.(full moon Festival)
Perayaan ini dirayakan dengan jamuan besar dan berbagai kegiatan. Di Taiwan ia dirayakan sebagai Festival Lampion.
Di Indonesia sendiri setiap daerah mempunyai cara tersendiri dalam merayakannya , walau pada intinya adalah sama.Seperti :
"Cap Go Meh di Singkawang"
Perayaan Lima belas  di Singkawang biasanya ditandai dengan arak-arakan para Tatung menuju vihara atau klenteng. Perayaan dipercaya sudah dilaksanakan turun temurun sejak 200 tahun yang lalu. Para tatung berasal dari berbagai vihara yang tersebar di seluruh Singkawang, oleh karena itu tak heran kalau Singkawang juga mendapat julukan kota seribu kuil. Dalam 1 vihara atau klenteng kadang terdiri lebih dari 1 orang Tatung. Pagi hari di hari ke 15 ini, para Tatung akan berkumpul untuk melakukan sembahyang kepada Langit di altar yang sudah disiapkan. Perjalanan para Tatung di tandu dengan menggunakan tandu yang beralaskan pedang tajam atau paku tajam, sambil memamerkan kekebalan tubuhnya. Ada juga yang naik tangga pedang, biasanya terdiri dari 36 atau 72 pundak/tangga. Semakin bisa naik ke atas maka artinya semakin kuat juga ilmu Tatung tersebut..

"Cap Go Meh di Makassar"
Perayaan Cap go Meh di Makassar diadakan secara rutin setiap setahun sekali. Pada hari perayaan Cap Go Meh, daerah pecinaan kota Makassar akan ditutup untuk kendaraan sejak pukul 10.00 WITA pagi, namun prosesi perarakan Cap Go Meh atau yang biasa disebut Karnival Budaya Nusantara akan
dimulai pukul 14.00 WITA dengan dilepaskannya puluhan ekor burung oleh Walikota Makassar.

Perarakan Cap Go Meh diawali dengan rombongan Bhineka Tunggal Ika yang antara lain terdiri atas berbagai tokoh agama dan masyarakat serta juga diikuti oleh para Dara dan Daeng Makassar, lalu Kelenteng Kwang Kong, masyarakat Kajang dari Bulukumba, Vihara Dharma Loka, kelompok adat Aluk Tudolo dari Tana Toraja, Kelenteng Xian Ma, kelompok adat Kabupaten Bone, Kelenteng Pan Ku Ong dari Galesong Kabupaten Takalar, Vihara Dharma Agung, Komunitas Bissu dari Segeri, Kabupaten Pangkep, Mapanbumi, Kelompok Adat Mappasili Pallawa serta Vihara Girinaga. Di barisan terakhir ditutup oleh Yayasan Budha Tzu Chi yang antara lain membersihkan sampah yang memenuhi sepanjang jalan yang dilalui rombongan prosesi tersebut. Hampir setiap klenteng mengarak dewa dan dewi. Seperti Klenteng Kwan Kong yang mengarak Dewa Kwan Kong sebagai dewa perang dan Dewi Kwan Im sebagai pembawa cinta kasih. Vihara Dharma Loka mengarak Dewa Cho Sua Kong atau dewa pengobatan, dan Klenteng Xian Ma yang membawa Dewi Xian Ma. Karnival ini berakhir sekitar pukul 16.30 WITA.

Bagaimana dengan di Korea Sendiri, adakah perayaan Cap Go Meh seperti ini?
jawabnya ada, perayaan Cap Go meh sendiri di Korea di sebut dengan 정월대보름(baca: Daeboreum)
yuk, kita mengenal lebih lanjut apa itu  Cap go Meh Ala korea atau yang di sebut Daeboreum ini.


Daeboreum atau Jeongwol Daeboreum adalah perayaan bulan purnama pertama setelah tahun baru kalender lunar. Sama halnya dengan Festival Lampion, perayaan ini jatuh pada hari ke-15 bulan pertama kalender Tionghoa.(jatuh pada hari ini tgl 6 februari 2012) Dalam bahasa Korea, jeongwol berarti "bulan pertama", dae berarti "besar", sedangkan boreum berarti "bulan purnama".

Perayaan ini dimaksudkan untuk menghalau nasib buruk dan arwah jahat. Hidangan yang dimakan dalam perayaan Daeboreum dimaksudkan agar orang tetap beruntung dan sehat sepanjang tahun.  Daeboreum dirayakan besar-besaran dalam bentuk Festival Api Jeongwol Daeboreum

Makanan
Makanan pagi di hari Daeboreum adalah 오곡밥/ ogokbap berupa nasi dari 5 jenis palawija (beras, millet, sorgum, kacang, dan kacang azuki). Ogokbap juga dibagi-bagikan kepada tetangga karena memakannya bersama tiga keluarga lain bisa membawa keberuntungan sepanjang tahun

Setelah sarapan, ogokbap bersama sayur-sayuran liar diberikan kepada hewan ternak. Bila hewan ternak memilih untuk memakan ogokbap, maka ternak pada tahun itu diramal akan gemuk-gemuk. Sebaliknya, bila sapi memakan sayur-sayuran lebih dulu, maka sapi tahun itu dikuatirkan menjadi kurus. Makanan istimewa lainnya untuk Daeboreum adalah yaksik(wajik dalam kue di Indonesia) yang dibuat dari ketan, kastanya, madu, kacang pinus, saus, dan minyak wijen (Catatan : karana saat ini kehidupan di Korea sangat modern dengan banyaknya  Penduduk yang tinggal di Kota dan di Perumahan Apartemen, hal ini jarang dan hampir tidak ada dan tidak di laksanakan,tetapi  hal ini masih di lakukan  penduduk yang tinggal di Desa-desa yang masih sangat mempercayai kepercayaan ini.)
Tradisi :
Setelah makan pagi dengan ogokbap, orang melakukan tradisi bureom, yakni memecahkan kulit berbagai jenis kacang, seperti kacang kulit, kastanya, dan kacang pinus. Tradisi memakan kacang berkulit keras dimaksudkan untuk menghalau berbagai penyakit kulit (buseureum), membuat gigi kuat, dan sehat sepanjang tahun. Hantu dan arwah jahat kabarnya takut dengan suara keras kulit kacang yang pecah.

Kegiatan di alam terbuka berupa tradisi mendaki gunung untuk melihat bulan purnama yang disebut dalmaji. Orang yang pertama kali melihat bulan purnama dipercaya beruntung setahun penuh. Di pedesaan, anak-anak melakukan permainan yang disebut jwibulnori. Serpihan kayu kering dimasukkan ke dalam kaleng kecil yang diberi kawat panjang. Api dinyalakan dan kaleng diputar-putar oleh pembawanya. Api yang berjatuhan membakar sawah dan ladang dipercaya bisa mengusir tikus dan hama tanaman.
Inilah segelintir kisah kebudayaan dan kepercayaan yang tidak bisa di pisah dipisahkan. Yang kadang seseorang yang tidak mempercayainya terasa aneh dan unik, tetapi dengan keunikannya itu, marilah kita jadikan warna dalam pelangi kehidupan yang harmonis.Salam. Dari negeri Ginseng Korea Selatan, 6 februari 201




Mengenal Azas Kewarganegaraan di Korea selatan

Ada yang bertanya kepada saya tentang Kewarganegaraan Anaknya yang lahir di Korea, atas pernikahan sesama WNI di Korea. Juga kebetulan pas...