Monday, 4 December 2017

Uniknya UMPTN(Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di Korea selatan.
Minggu ini hari Kamis tanggal 23 November 2017, adalah hari yang bersejarah bagi para pelajar SMA kelas 3 di Korea,
Sebab hari tersebut adalah hari di mana penentuan untuk berlomba dan ujian dalam mendapatkan Universitas Negeri ternama di Korea,
Seharusnya ujian di Laksanakan pada tanggal 16 November 2017 minggu lalu, di karenakan Kota Pohang di landa Gempa bumi yang lumayan besar, jadi untuk UMPTN ini di tunda sampai tanggal 23 November 2017 ini.
Iya benar, tanggal 23 November 2017 adalah hari UMPTN(Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri ) di Korea, yang biasa menyebutnya 대학수학능력험일,
Ujian ini benar benar suatu yang istimewa di Korea selatan,
Sebab banyak keistimewaan yang di utamakan di dalam lingkungan masyarakat sekitar, dalam berpartisipasi untuk hari UMPTN ini,
Bukan hanya murid murid yang akan melaksanakan ujian saja yang sibuk, tetapi orang tua tak kalah sibuknya,
Dan ada salah satu yang unik., yang mungkin tidak di temui di Indonesia, yaitu,
Untuk mengantisipasi kelancaran ujian ini,
Khusus hari pelaksanaan Ujian, ada jam khusus dari biasanya, baik untuk pekerja maupun untuk pelajar dari TK sampai SMA yang tidak mengikuti ujian, yaitu, pengunduran waktu jam kerja dan jam belajar di sekolah,
Untuk hari biasa jam kerja di mulai jam 9 pagi, saat ada UMPTN untuk jam kerja masuk di undur sampai jam 10 Pagi.
Begitu juga dengan pelajar lainnya, untuk jam pelajaran yang biasa jam 9 masuk, juga di undur sampai jam 10 pagi untuk awal belajarnya,
Semua ini untuk menghindari kemacetan di jam jam kerja seperti hari hari biasa, Agar peserta ujian bisa lancar dalam perjalanan menuju tempat ujian.
Juga, untuk tempat pelaksanaan ujian, di seterilkan untuk kendaraan umum, dan di setiap sudut stasiun sudah stanby mobil2 patroli kepolisian untuk berjaga jaga bila siswa terlambat datang, jadi dengan cepat bila sang siswa terlambat, akan segera di antar ke tempat ujian yang di maksud,
Begitu juga dengan taxi2,
juga sepeda motor yang biasa delivery, mereka siap stanbay di tempat2 tertentu,dan semua ini gratis yang mana biaya sudah di fasilitasi oleh pemerintah Korea.
Dan untuk mobil yang melintas di di dekat tempat pelaksanaan ujian, di larang membunyikan klakson, itu semua untuk menjaga ketenangan ujian,
Dan saat pagi di gerbang2 sekolah atau tempat berlangsungnya ujian, sudah banyak berkumpul adik2 kelas, juga orang tua murid dari nenek dan orang tua berada di depan gerbang sekolah untuk memberikan semangat, saat Peserta ujian datang di tempat ujian
Juga banyak Volunter2 dari suatu yayasan yang menyediakan sarapan berupa roti atau kimbab juga susu, minuman , untuk di berikan pada siswa yang akan mengikuti ujian tersebut,semua gratis.
Unik bukan?...Nah inilah keistimewaan UMPTN di Korea,
Karena Pendidikan di Korea untuk meraih Univeritas negeri yang ternama sangatlah Penting.Seperti juga di Indonesia,
Sampai sampai orang tua murid yang mengikuti ujian tak henti hentinya berdoa di tempat2 ibadah meraka, memohon kelancaran anak anak mereka dalam mengiktu ujian.
Untuk anak2 yang akan UMPTN ini, Fighting!!
Sumber FOTO :Naver, UMPTN 2016
















Thursday, 11 May 2017

Makna tumpeng

Filosofi Nasi Tumpeng "


Tumpeng merupakan sajian nasi kerucut dengan aneka lauk pauk yang ditempatkan dalam tampah (nampan besar, bulat, dari anyaman bambu). Tumpeng merupakan tradisi sajian yang digunakan dalam upacara, baik yang sifatnya kesedihan maupun gembira.

Tumpeng dalam ritual Jawa jenisnya ada bermacam-macam, antara lain : tumpeng sangga langit, Arga Dumilah, Tumpeng Megono dan Tumpeng Robyong.

Tumpeng sarat dengan symbol mengenai ajaran makna hidup.

Tumpeng robyong disering dipakai sebagai sarana upacara Slametan (Tasyakuran). Tumpeng Robyong merupakan symbol keselamatan, kesuburan dan kesejahteraan. Tumpeng yang menyerupai Gunung menggambarkan kemakmuran sejati. Air yang mengalir dari gunung akan menghidupi tumbuh-tumbuhan. Tumbuhan yang dibentuk ribyong disebut semi atau semen, yang berarti hidup dan tumbuh berkembang.


Pada jaman dahulu, tumpeng selalu disajikan dari nasi putih.
Nasi putih dan lauk-pauk dalam tumpeng juga mempunyai arti simbolik, yaitu:

Nasi putih: berbentuk gunungan atau kerucut yang melambangkan tangan merapat menyembah kepada Tuhan. J
uga, nasi putih melambangkan segala sesuatu yang kita makan, menjadi darah dan daging haruslah dipilih dari sumber yang bersih atau halal.
Bentuk gunungan ini juga bisa diartikan sebagai harapan agar kesejahteraan hidup kita pun semakin “naik” dan “tinggi”.


Ayam: ayam jago (jantan) yang dimasak utuh ingkung dengan bumbu kuning/kunir dan diberi areh (kaldu santan yang kental), merupakan symbol menyembah Tuhan dengan khusuk (manekung) dengan hati yang tenang (wening). Ketenangan hati dicapai dengan mengendalikan diri dan sabar (nge”reh” rasa). Menyembelih ayam jago juga mempunyai makna menghindari sifat-sifat buruk (yang dilambangkan oleh, red) ayam jago, antara lain: sombong, congkak, kalau berbicara selalu menyela dan merasa tahu/menang/benar sendiri (berkokok), tidak setia dan tidak perhatian kepada anak istri.


Ikan Lele: dahulu lauk ikan yang digunakan adalah ikan lele bukan banding atau gurami atau lainnya. Ikan lele tahan hidup di air yang tidak mengalir dan di dasar sungai. Hal tersebut merupakan symbol ketabahan, keuletan dalam hidup dan sanggup hidup dalam situasi ekonomi yang paling bawah sekalipun.


Ikan Teri / Gereh Pethek: Ikan teri/gereh pethek dapat digoreng dengan tepung atau tanpa tepung. Ikan Teri dan Ikan Pethek hidup di laut dan selalu bergerombol yang menyimbolkan kebersamaan dan kerukunan.


Telur: telur direbus pindang, bukan didadar atau mata sapi, dan disajikan utuh dengan kulitnya, jadi tidak dipotong – sehingga untuk memakannya harus dikupas terlebih dahulu. Hal tersebut melambangkan bahwa semua tindakan kita harus direncanakan (dikupas), dikerjakan sesuai rencana dan dievaluasi hasilnya demi kesempurnaan.
Piwulang jawa mengajarkan “Tata, Titi, Titis dan Tatas”, yang berarti etos kerja yang baik adalah kerja yang terencana, teliti, tepat perhitungan,dan diselesaikan dengan tuntas. Telur juga melambangkan manusia diciptakan Tuhan dengan derajat (fitrah) yang sama, yang membedakan hanyalah ketakwaan dan tingkah lakunya.


Sayuran dan urab-uraban: Sayuran yang digunakan antara lain kangkung, bayam, kacang panjang, taoge, kluwih dengan bumbu sambal parutan kelapa atau urap. Sayuran-sayuran tersebut juga mengandung symbol-simbol antara lain:
kangkung berarti jinangkung yang berarti melindung, tercapai.
Bayam (bayem) berarti ayem tentrem,
taoge/cambah yang berarti tumbuh,
kacang panjang berarti pemikiran yang jauh ke depan/innovative,
brambang (bawang merah) yang melambangkan mempertimbangkan segala sesuatu dengan matang baik buruknya,
cabe merah diujung tumpeng merupakan symbol dilah/api yang meberikan penerangan/tauladan yang bermanfaat bagi orang lain.
Kluwih berarti linuwih atau mempunyai kelebihan dibanding lainnya.
Bumbu urap berarti urip/hidup atau mampu menghidupi (menafkahi) keluarga.


Pada jaman dahulu, sesepuh yang memimpin doa selamatan biasanya akan menguraikan terlebih dahulu makna yang terkandung dalam sajian tumpeng. Dengan demikian para hadirin yang datang tahu akan makna tumpeng dan memperoleh wedaran yang berupa ajaran hidup serta nasehat. Dalam selamatan, nasi tumpeng kemudian dipotong dan diserahkan untuk orang tua atau yang “dituakan” sebagai penghormatan. Setelah itu, nasi tumpeng disantap bersama-sama. Upacara potong tumpeng ini melambangkan rasa syukur kepada Tuhan dan sekaligus ungkapan atau ajaran hidup mengenai kebersamaan dan kerukunan.


Ada sesanti jawi yang tidak asing bagi kita yaitu: mangan ora mangan waton kumpul (makan tidak makan yang penting kumpul). Hal ini tidak berarti meski serba kekurangan yang penting tetap berkumpul dengan sanak saudara. Pengertian sesanti tersebut yang seharusnya adalah mengutamakan semangat kebersamaan dalam rumah tangga, perlindungan orang tua terhadap anak-anaknya, dan kecintaan kepada keluarga. Di mana pun orang berada, meski harus merantau, harus lah tetap mengingat kepada keluarganya dan menjaga tali silaturahmi dengan sanak saudaranya.


Wednesday, 13 January 2016

BILA KASIH IBU PERGI

BILA KASIH IBU PERGI
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim
Hari ini .. Detik ini juga …
Cobalah kau pergi ke hadapan ibumu …
Tatap dan pandangilah wajahnya dalam-dalam …
Mungkin ketika ia sedang duduk-duduk istirahat sambil membaca buku kegemarannya …
Atau mungkin ketika ia sedang marah, ..
memarahi dirimu atau marah pada semua orang yang ada di dalam rumahm .. Carilah sesuatu di wajahnya…
Selamilah binar cinta di matanya …
Kasih sayang di bibirnya …
Aura kasih di pipinya …
Di hidungnya … Di dahinya … Di mana-mana juga anggota tubuh badannya … Di situ akan nampak betapa mahalnya ia selagi ia hidup … Jika kau tidak buta …!
Ketika malam tiba …
Disaat ia tertidur lelap …
kembalilah menatap wajahnya dalam-dalam …
terdapat gurat-gurat senja dibalik wajah anggunnya …
kemudian tutuplah matamu perlahan-lahan .. dan Coba kau bayangkan ini : ..
Tiba-tiba setelah bangun tidur besok pagi …
Matanya yang terpejam tak akan terbuka tuk selama-lamanya …
Tangan halusnya tak lagi mampu membelai rambutmu
dan tak dapat lagi tuk menghapus air matamu …
Dan tak ada lagi nasehatnya yang selama ini sering kau abaikan …
Bayangkan Ibumu sudah tiada lagi di dunia ini !!
Dia sudah meninggal !! Menemui Rabbnya di alam sana …..
.. Tidak sempat kau minta ampun dan minta dihalalkan segala-galanya … Tuk setiap tetes susunya yang berhasil membuat kau tumbuh sehat sampai hari dan detik ini ..,
tuk semua peluh keringat yang terkucur dari setiap kerja kerasnya,
tuk segenap letih dan penatnya mendidik dan mengasuh anak-anaknya, ..
tuk sakit yang harus ia tanggung karna kelelahannya, ..
tuk semua pengorbanannya dan ..
tuk segala sesuatunya yang belum sempat kau pinta tuk dihalalkannya …
Kemudian kau seperti tak percaya semua itu telah terjad i…
Lalu kau pegang tangannya yang sudah dingin sambil kau panggil-panggil dia dengan harapan dia akan bangun dan hidup kembali … sekali .. dua kali. . tiga kali .. seratus kali .. seribu kali .. bahkan sejuta kali .....
Sekarang, kau menangis …
dari air mata jernih hingga kau menangiskan air mata darah, darah putih dan darah merah …
Bisakah ibumu hidup lagi ?!? ...
Bisakah dia bangun kembali dan tersenyum memeluk anak-anaknya untuk kali kedua setelah dia sudah tidak bernyawa, untuk selama-lamanya ??? ...
Disaat it u…
barukah kau akan menyesal dengan segala tingkah lakumu saat dia masih hidup ?? .. baru saat itukah kesadaran itu akan muncul dalam dirimu??? ..
Pikirkanlah saat ini …
Saat ia masih bisa berdiri di sampingmu …
Selagi nafasnya masih tercium oleh kehidupan ini …
Selama ia masih mampu menatap anak-anaknya penuh cinta ....
Apakah kamu sudah benar-benar mampu membahagiakannya ..??
ia yang sekian kalinya selalu bahagiakanmu, memenuhi segala kehendakmu … Apakah kamu pernah terfikir untuk membalas segala jasa dan seluruh pengorbanannya ??? ..
Sebelum ada kata terlambat, segeralah bertindak …!!!
Lakukanlah apa yang dapat kau lakukan …
tidak ada waktu untuk menunda-nunda lagi …
Hargailah ibumu selagi ia masih hidup …
indahkanlah senyumannya …
senangkanlah hatinya …
dan bahagiakanlah jiwanya ...
Sebab, sekali ibumu pergi menghadap Illahi Rabbi …
sampai kapanpun kau takkan berjumpa dengannya lagi …!
Sampai kapanpun … dan sampai kapanpun !!
.. dan penyesalan itu pasti akan sangat menyiksamu kelak jika saat ini kau lengah dan tak peduli ..
Semoga bermanfaat bagi yang membacanya .....

Wednesday, 6 January 2016

Selayang Pandang Kehidupan di rumah susun (Apartemen/ jutek/ Vila)di Korea selatan

Di manapun kita hidup dan berada, disisi lain kita tak akan lepas dengan yang di namakan Norma kehidupan, baik Norma Agama, Norma sosial, Norma Kesopanan Norma Hukum.(*sedikit mengulas materi kuliah Ilmu Hukum dulu hehehe)
Norma hadir, tumbuh, dan dikembangkan oleh manusia-manusia yang hidup dalam masyarakat. Manusia sebagai makhluk sosial selalu membutuhkan orang lain dalam keberlangsungan hidupnya. Dalam kehidupan bersama agar dapat berjalan teratur, manusia memerlukan aturan-aturan tertentu karena tidak semua orang bisa berbuat menurut kehendak hatinya. Jika keinginan seseorang dipaksakan terhadap orang lain, akan terjadi benturan dengan keinginan pihak lain. Agar mencapai keteraturan dan kenyamanan hidup bersama, manusia melakukan kesepakatan tentang hal yang boleh dilakukan, hal yang sebaiknya dilakukan, dan hal yang tidak boleh dilakukan kepada orang lain. Kesepakatan itulah yang menjadi cikal bakal lahirnya norma
Demikian juga apa yang kita alami keseharian hidup di Korea ini,
Dalam aturan Norma Sosial, ada aturan aturan tertentu yang tidak tertulis secara Hukum, tetapi kita harus menaatinya agar supaya bisa terjadi keseimbangan, keselarasan hidup biar tidak terjadi gesekan,
Mungkin banyak yang baru tinggal di Korea, dan tinggal di rumah susun, baik di Apartemen, Jutek, ataupun Villa(Untuk jenis jenis tempat tinggal pernah saya tulis dan ulas terdahulu,) merasa jengkel, dan tertekan dengan teguran2 dari tetangga kiri, kanan ataupun bawah rumah di mana tempat kita tinggal.
Hal ini memang sudah sudah menjadi tradisi, bahwa hak untuk menghargai sesama penghuni tempat tinggal satu bangunan dengan kita tinggal, sangat di hormati dan di taati.
Seperti hal ini misalnya,:
~~~ Bila sudah lebih dari jam 9 malam, kita diharapan untuk tidak membuat kebisingan, misalnya, *bisa di lihat ilutrasi gambarnya*
1. Jangan emutar suara baik dari TV, Radio, atau CD Palyer dengan kencang, sebab keungkinan kiri, kanan bawah di mana tempat tinggal kita ada bayi yang sudah tidur.
2. Saat sudah malam dilarang mencuci dengan mesin cuci, sebab suara dari mesin cuci kadang terdengar, juga air yang terbuang akan membuat berisik
3. Saat sudah malam, di harapkan juga jangan memakai alat sport, sebab membuat berisik.
4. juga di harapkan jangan membuat gaduh dengan suara2 renivasi atau bebenah rumah yang menimbulkan berisik
5. Saat sudah malam di hrapkan jangan berisik denagn suara air, baik mandi,cuci baju ataupun yang lain
6. Diharapakan bila sudah malam, di harapkan anak anak dilarang berisik, denagn mainan, (berlari lari, meloncat loncat) ,tangisan ataupun yang membut gaduh,
Mungkin bagi kita hal ini sangat menyiksa kita dalam hidup di rumah susun, tapi begitulah yang seharusnya kita haru menjalani,
Apalagi kita terbiasa hidup di Indonesia, walau sampai berisik apapun tidak ada yang melarang,
Tetapi seperti pepatah, "DIMANA BUMI DI PIJAK, DISITU LANGIT DI JUNJUNG"
Dan bila kita terbiasa dengan aturan atau norma sosial tersebut, secara tidak langsung ,kita jadi terbiasa, terdidik selalu menghargai setiap yang ada di sekitar kita. Dan saat berada di tempat yang berisik sekali ,kitapun akan merasa risih.
Seperti saat di transportasi umum di Korea ini , baik subway, ataupun bis, kitapun di harapkan jangan berisik.
Kalaupun bersisik kita akan di tegur dengan keras juga dengan orang2 yang mungkin tidak tahan dengan suara berisik.(kadang WN Korea sendiri juga sangat berisik saat di tempat transportasi umu, dan semua mata akan melirik kepadanya, dan yang bersangkutan akan tahu diri heheh)
Semoga tulisan ini bisa bemanfaat, juga bisa menambah pengetahuan tentang secuil kehidupan di Korea Selatan.
Salam hangat,
Januari, 2016. Korsel.
Saranghamnida.

Monday, 14 December 2015

Tweinjang ~`된장

Tweinjang, adalah suatu pasta bumbu Khas Korea, bila kita di Indonesia menyebutnya Taoco, yakni permentasi dari Kacang kedelai pilihan, Seperti layaknya Tempe, Fungi dan kandungan gizi, vitamin yang terdapat di dalamnya sangatlah Tinggi,
Karena baunya yang khas(mirip dengan tempe busuk), kadang banyak yang tidak menyukai masakan dari bumbu tweinjang ini,...padahal bila di rasakan, rasanya enak sekali, seperti masakan sayur bobor di Indonesia.
Dan Tweinjang i...ni bisa banyaka di buat variasi masakan Korea, .seperti tweinjang jigae, tweinjang guk/Kuah atau di buat pasta buat cocolan makan daging BBQ,
Cara pembuatan tweinjang ini,, mirip dengan membuat tempe, tetapi bedanya tweinjang saat pembuatan, setelah ragi dan tempe tercampur sedemikian itu, lalu di bentuk kotak2 seperti batu bata, lalu di jemur dan menunggu sampai benar2 benar kering dan sedikit berjamur, dan setelah itu di masukan dalam gentong gentong khusus khas Korea, lalu di di beri air dan di kasih cabe, jujube, dan disimpan bebrapa lama, yang mana nanti semakin tersimpan lama, tweinjang ini akan menghasilkan kecap asin yang asli dan khas, Untuk Tweinjang ini termasuk halal, sebab pasta ini termasuk menu utama para Biksubiksu di Korea, (bisku tidak boleh mengkonsumsi alkohol). Dan bila di pedesaan penyimpanan dari gentong gentong dari pasta ini ada yang di penam di dalam tanah, dengan maksud suhu dingin dalam tanah seperti layaknya lmari se, apalgi bila musim dingin tiba, suhu dingin dari dalam tanah sangat memenuhi syarat dalam menyimpam pasta ataupun kimchi.











Saturday, 12 December 2015

작은 기부 사랑의 시작~~~~Di mulainya Perasaan Cinta yang baik

Saat musim dingin tiba, khsususnya bulan Desember,di Korea selatan ini banyak kita lihat sepanjang jalan, depan stasiun, atau di depan Mall, hal semacam ini,
Banyak yang bertanya, apakah ini, siapakah mereka ini?sedang apakah Mereka ini?....
Mereka ini adalah dari suatu Departemen sosial di Korea, yang mana mereka melakukan event ini pas musim semi, mereka bukan dari suatu golongan tertentu atau suatu golongan Agama tertentu. tetapi mereka resmi dari Dept Sosial Korea, yang mana mereka mengumpulkan sumbangan/donasi dari para masyarakat, dari perbagai golongan, yang di masukan dalam tong merah, bukan itu saja, mungkin saat di di bank atau di perkantoran akan ada banyak kotak berbentuk segitiga,Dan ini sebagai bentuk Donasi,
Dan sebagai tanda bahwa kita sudah menyumbang sebagai donatur, kita akan mendapat Pin dengan lambang bunga 3 warna merah, yang mana makna dari 3 bunga tersebut berarti,Hati, Mata yang berbinar dan Senyum di bibir.*pin merah ini akan di sematkan di baju yang kita pakai, *coba kita perhatikan Penyiar Televisi/penyiar berita akan banyak yang menyematkan pin Ini, dan semua orang berhak menyematkan Pin ini sebagai tanda Donatur.
Lalu kemanakah sumbangan tersebut di sumbangan.?banyak sekali yang akan mendapatkan sumbangan dari dana tersebut, dari Orang cacat, anak anak keterbelakangan mental, negara negara kekurangan, atau negara yang sedang terjadi bencana alam, juga tentara yang lagi wajib militer di perbatasan. dan masih banyak lagi aliran dana tersebut akan di sumbangkan, dan Mereka yang melakukan berdiri menunggu sambil membawa lonceng kecil*untuk menarik pehatian*ini adala Volunter, dan kadang masyarakat yang lewat, ingin sumbangseh juga menggantikan sejenak volunter untuk membunyikan lonceng mungil tersebut, sambil teriak, "Marilah sumbangkan sedikit harta anda"!.
Bila kita lihat di tong itu, kadang bukan hanya berupa uang yang dimasukan, kadang Cincin emas, kalung emas dari masyarakat yang lewat.
dan bila di lihat dari hal ini, kita bisa menyimpulkan, Walau kebanyakan dari masyarakata Korea masih atheis, tapi rasa keperdulian, rasa sosial mereka sangat tinggi. Dan mereka sangat menghargai perbedaan yang ada.
2015 년 작은 기부 사랑의 시작
Saranghamnida.사랑합니다...








Thursday, 10 December 2015

Berbagai Macam jenis Hunian/tempat tinggal di Korea selatan

Banyak di antara kita yang mengenal negara mungil korea selatan yang sangat di gandrungi seluruh penjuru negeri. Mungkin banyak yang ingin tahu secara detail tentang Korea ini,
Bagaiman kehidupan keseharian orang Korea , bagaimana dengan perumahan/properti yang ada di Korea selatan Ini.
Dan sedikit banyak di sini saya akan share tentang negeri Ginseng Ini khususnya tentang tempat tinggalnya.
Perumahan di Korea banyak macam jenisnya, Ada yang di sebut dengan apartemen, Villa, Jutek, gusiwon, gusitel.
Bagamana katergori yang di makasud dari masing masing jenis tersebut.?


1. Apartemen.(아파트/apate)
untuk yang di kategorikan hunian berupa apartemen adalah, rumah susun yang lebih dari 5 tingkat, dan untuk harga sebuah apartemen adalah sangat mahal sekali,  Dan karena mahalnya harga tersebut, banyak di antara Warga Korea yang hanya bisa sewa apartemen saja
Seperti layaknya apartemen di Indonesia, di sini harga di tentukan lokasi juga fasilitas yang ada.

2. Jutek/주택
 Perumahan yang di sebut jutek disini.adalah hunian yang berbentuk rumah biasa, yang mana  Rumah biasa keluarga Korea yang 1 bangunan hanya terdiri dari satu rumah. Biasanya terdiri dari 1 ~ 3 lantai. Kadang rumah yang punya kamar kosong menyewakan kamar di rumah mereka.   Dan sebab biaya di hunian jutek ini sangatlah mahal, apalagi bila musim dingin tiba, bila sudah menggunakan pemanas ruangan yang tidak menggunakan gas, kadang  mengunakan tenaga minyak tanah..akan membutuhkan biaya yang luar biasa besar.

3. Villa(빌라)
Villa disini, bukan yang dimaksud perumahan singgah yang ada di pegunungan seperti kebanyakan di Indonsia. tetapi bentuk dari rumah yang di sebut Villa di Korea, termasuk juga rumah susun yang tingginya lebih kurang maksimal 5 tingkat hunian.
Dan Untuk Sewa termasuk murah tetapi hampir sama dengan perumahan/jutek , yang mana pemasa ruangan saat musim dingin membutuhkan biaya yang sangat besar.

4. Officetel/오피스텔
Rumah hunian jenis ini mirim dengan apartemen, tetapi di lantai 1 terdiri dari pertokoan atau perkantoran. Untuk sewa rumah ini sangatlah mahal.



Dan untuk Sewa dengan kamar yang minimalis alisa satu kamar , juga banyak jenisnya. Biasanya, untk sewa ini  banyak di manfaatkan oleh pekerja yang masih bujang, pelajar.

1. 고시원
2. 고시텔
3.공부방

Mengenal Azas Kewarganegaraan di Korea selatan

Ada yang bertanya kepada saya tentang Kewarganegaraan Anaknya yang lahir di Korea, atas pernikahan sesama WNI di Korea. Juga kebetulan pas...